MARKET DATA
Internasional

Boeing 737 Kecelakaan Usai Lepas Landas, Puing Ditemukan di Laut

tfa,  CNBC Indonesia
09 July 2026 08:00
Pesawat Boeing 737. (Dok. Boeing)
Foto: Pesawat Boeing 737. (Dok. Boeing)

Jakarta, CNBC Indonesia - Puing-puing pesawat kargo Boeing 737 milik K2 Airways yang sempat hilang setelah lepas landas dari Uni Emirat Arab (UEA) akhirnya ditemukan di Laut Arab, lepas pantai Ormara, Pakistan. Puing ditemukan setelah pencarian selama 12 jam oleh angkatan laut dan tim penyelamat maritim Islamabad.

Otoritas Penerbangan Sipil Pakistan (PAA) menyatakan puing-puing pesawat berhasil diidentifikasi pada Rabu. Pesawat tersebut diketahui mengangkut lima awak dalam penerbangan kargo dari Sharjah, UEA, menuju Karachi.

"Upaya sedang dilakukan untuk menemukan awak pesawat yang hilang," demikian pernyataan PAA, seperti dikutip Kamis (9/7/2026).

Sebelum puing ditemukan, Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif menyampaikan belasungkawa atas insiden tersebut. Ia menyebut peristiwa itu sebagai tragedi setelah pesawat kargo swasta dilaporkan jatuh ke Laut Arab dan hilang.

Pemerintah juga memerintahkan otoritas penerbangan sipil, angkatan laut, dan angkatan udara mengerahkan seluruh sumber daya untuk mempercepat operasi pencarian dan penyelamatan.

Data radar awal menunjukkan pesawat mengalami masalah sesaat sebelum hilang dari pantauan. Menurut PAA, Boeing 737 tersebut tiba-tiba kehilangan ketinggian, kemudian berbelok tajam setelah beberapa menit. Sementara itu, layanan pelacakan penerbangan Flightradar24 mencatat pesawat sempat mengalami penurunan ketinggian, kembali naik, lalu mengalami penurunan kedua yang sangat drastis.

Transmisi terakhir dari kokpit juga mengindikasikan situasi darurat. Awak pesawat dilaporkan memberi tahu pengatur lalu lintas udara bahwa pesawat mengalami kondisi "berguling atau mengapung" setelah sebelumnya melaporkan adanya gangguan pada sistem navigasi beberapa menit sebelum kontak terputus.

Kontak dengan pesawat hilang sekitar pukul 21.21 WIB ketika berada sekitar 155 mil laut atau sekitar 287 kilometer di sebelah barat Karachi. Rekaman pelacakan penerbangan memperlihatkan pesawat kehilangan seluruh komunikasi dengan pengatur lalu lintas udara tak lama setelah meninggalkan wilayah udara UEA.

K2 Airways menyatakan tengah bekerja sama penuh dengan Otoritas Penerbangan Sipil Pakistan dan seluruh instansi pemerintah yang terlibat dalam investigasi. Maskapai juga telah mengungkap identitas lima awak pesawat dan menyatakan terus mendoakan keselamatan mereka.

Pesawat yang mengalami kecelakaan tersebut diproduksi pada 1999 dan sebelumnya pernah dioperasikan sebagai pesawat penumpang oleh Aeroflot serta Garuda Indonesia sebelum dikonversi menjadi pesawat kargo pada 2012. Boeing 737 itu mulai dioperasikan oleh K2 Airways pada 2024 dan merupakan satu-satunya armada yang dimiliki maskapai tersebut.

Hingga kini penyebab pasti kecelakaan masih diselidiki. Jika seluruh awak dinyatakan meninggal dunia, insiden ini akan menjadi kecelakaan pesawat fatal pertama di Pakistan sejak jatuhnya pesawat Pakistan International Airlines PIA 8303 di Karachi pada 2020 yang menewaskan 97 orang.

(tfa/tfa) Add logo_svg as a preferred
source on Google
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Pesawat Boeing 737 Hilang Kontak, Diduga Jatuh di Wilayah Ini


Most Popular
Features