MARKET DATA

Tak Cuma Batu Bara, Bahlil Ungkap India Tertarik Masuk Hulu Migas RI

Emir Yanwardhana, Verda Nano Setiawan,  CNBC Indonesia
07 July 2026 15:17
(Kiri-Kanan) Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Mendukbangga)/Kepala BKKBN, Wihaji, Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia dan Menteri PKP, Maruarar Sirait saat menyampaikan keterangan kepada media di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (7/7/2026). (
Foto: (Kiri-Kanan) Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Mendukbangga)/Kepala BKKBN, Wihaji, Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia dan Menteri PKP, Maruarar Sirait saat menyampaikan keterangan kepada media di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (7/7/2026). (CNBC Indonesia/Emir Yanwardhana)

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengungkapkan badan usaha milik negara (BUMN) India berminat berinvestasi di sektor hulu minyak dan gas (migas) Indonesia.

Menurut Bahlil, ketertarikan India tersebut menjadi salah satu pembahasan dalam kerja sama energi antara Indonesia dan India yang terus diperkuat.

"Oh ya, kalau kerjasama sama India itu, beberapa perpanjangan yang mereka ingin untuk masuk di oil and gas," kata Bahlil di Istana, Selasa (7/7/2026).

Bahlil menyebut perusahaan yang akan masuk berasal dari BUMN India dan akan bermitra dengan Pertamina. Namun, ia belum memerinci secara detail proyek maupun wilayah kerja yang akan dikerjasamakan.

"BUMN mereka. Mereka partner sama Pertamina," katanya.

Selain di sektor hulu migas, hubungan energi kedua negara juga mencakup perdagangan batu bara. Sebagaimana diketahui bahwa India selama ini merupakan salah satu tujuan utama ekspor batu bara Indonesia.

"Yang kedua, kita tahu bahwa salah satu negara tujuan ekspor batubara kita itu ke India. Dan itu sudah kita lakukan sejak 2-3 hari lalu sebelum kedatangan Pak Perdana Menteri," ujarnya.

(pgr/pgr) Add logo_svg as a preferred
source on Google
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Bahlil Dampingi Prabowo di KTT ASEAN Filipina, Dorong Kerjasama Energi


Most Popular
Features