Purbaya Lapor ke DPR: Belanja Negara Rp1.656 T di Semester I-2026

Robertus Andrianto, CNBC Indonesia
Selasa, 07/07/2026 14:12 WIB
Foto: Rapat Kerja dengan Menteri Keuangan & Gubernur BI. (Tangkapan Layar Youtube)

Jakarta, CNBC Indonesia - Belanja negara tercatat mencapai Rp 1.656 triliun atau tumbuh 1,52% (year on year/yoy) pada semester I-2026. Besaran ini setara dengan 43,1% dari total pagu Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026.

Adapun, belanja ini terdiri dari belanja pusat Rp 1.296,8 triliun dengan tingkat serapan 41,2% dari pagu dan tumbuh 29,4% (yoy). Secara rinci, kinerja belanja negara ini terdiri dari belanja pusat Rp 1.296,8 triliun dengan tingkat serapan 41,2% dari pagu dan tumbuh 29,4% (yoy).


Menteri Keuangan Purbaya Yudhi mengatakan Purbaya mengungkapkan belanja pusat menjadi katalis pertumbuhan ekonomi di semester I-2026.

"Belanja pusat untuk bayar ASN dan THR dan gaji ke-13. Belanja non-KL Rp 639,7 triliun utamanya untuk pembayaran subsidi dan kompensasi dan kurang bayar 2025, THR pensiunan dan Pensiunan ke-13," katanya, dalam rapat dengan Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, Selasa (7/7/2026).

Purbaya pun mengatakan dirinya akan menjaga defisit APBN tetap di bawah 3% pada tahun ini. Berdasarkan perkiraan Kementerian Keuangan, defisit APBN pada tahun ini akan mencapai Rp 734,3 triliun atau 2,85% dari PDB.

"Saya yakin bisa tekan defisit ini ke bawah," tegasnya.


(haa/haa) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:

Video: Prabowo Rancang Defisit APBN 2027 Sebesar 1,8%-2,4% PDB