Video

Video: RI Kembangkan Panas Bumi Demi Transisi Energi,Apa Tantangannya?

CNBC Indonesia TV,  CNBC Indonesia
07 July 2026 11:36

Jakarta, CNBC Indonesia- Pembangkit Listrik Panas Bumi (PLTPB) atau Geotermal memiliki peran penting dalam mempercepat transisi energi baru dan terbarukan (EBT) menuju target Net Zero Emission Indonesia 20260.

Direktur Utama Geo Dipa Energi, Yudistian Yunis menyebutkan andil panas bumi sangat besar untuk memperkuat ketahanan energi termasuk transisi energi dalam menghadapi perubahan iklim. Indonesia menjadi salah satu negara yang memiliki potensi kapasitas pembangkit geotermal terbesar dengan potensi mencapai 2.510 Megawatt

Panas bumi juga memiliki sejumlah keunggulan untuk menopang base load energi nasional karena tidak bergantung pada cuaca, musim dan Waktu dan bisa diandalkan karena berasal dari pasokan panas bumi yang berasal dari perut bumi. Tingkat keandalan panas bumi mencapai 90-95% dari 365 hari setahun.

Geo Dipa Energi saat ini memiliki kapasitas pembangkit panas bumi 55 Megawatt dan menghasilkan listrik 380-400 Gigawatt-hour (GWh) per tahun. Meski demikian pemanfaatan geotermal masih mengalami sejumlah hambatan terkait lamanya proses eksplorasi sehingga risiko dan investasi yang cukup mahal dibanding EBT jenis lain

Seperti apa prospek dan tantangan pengembangan panas bumi RI? Selengkapnya simak dialog Shania Alatas dengan Direktur Utama Geo Dipa Energi, Yudistian Yunis dalam Squawk Box, CNBC Indonesia (Selasa, 07/07/2026)


Add logo_svg as a preferred
source on Google
Bagikan:

Loading...
Loading...
Loading...