Sambut Tahun Baru Islam, Saudi Ganti Kain Penutup Ka'bah
Jakarta, CNBC Indonesia - Arab Saudi menyambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriah dengan mengganti Kiswah, kain sutra hitam yang menyelimuti Ka'bah di Masjidil Haram, Makkah. Tradisi tahunan yang telah diwariskan selama berabad-abad ini menjadi salah satu momen paling sakral bagi umat Islam dan selalu menarik perhatian jutaan Muslim dari berbagai penjuru dunia.
Penggantian Kiswah dilakukan pada Senin (15/6/2026) malam waktu setempat, bertepatan dengan pergantian tahun Hijriah. Otoritas Umum Arab Saudi untuk Urusan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi menyebut proses tersebut sebagai puncak dari pekerjaan berbulan-bulan yang dilakukan di Kompleks Raja Abdulaziz untuk Kiswah Ka'bah Suci.
"Persiapan dimulai dengan pelepasan ornamen bordir, hiasan berlapis emas, serta tirai pintu Ka'bah sebelum kain lama diturunkan dan diganti dengan Kiswah yang baru. Proses pemasangan dilakukan oleh tim teknisi dan spesialis Saudi yang telah mendapatkan pelatihan khusus serta memahami persyaratan konstruksi dan pemasangan Kiswah," demikian laporan Arab News, dikutip Rabu (17/6/2026).
Kiswah baru dibuat melalui serangkaian tahapan produksi yang kompleks, mulai dari persiapan bahan, pewarnaan, penenunan, pencetakan, penyulaman, hingga perakitan akhir sebelum dipasang mengelilingi Ka'bah.
Menurut otoritas Saudi, pembuatan Kiswah tahun ini menggunakan sekitar 825 kilogram sutra alami, 400 kilogram kapas mentah, 60 kilogram perak, serta 120 kilogram benang perak berlapis emas yang digunakan untuk menyulam ayat-ayat Al-Qur'an dan berbagai motif dekoratif.
Pemasangan Kiswah baru juga memerlukan perencanaan matang dan keahlian teknis tinggi. Tim khusus menggunakan berbagai peralatan pengangkat dan sistem pengamanan untuk memastikan setiap panel kain dan ornamen terpasang secara presisi sesuai standar yang telah ditetapkan.
Pemerintah Saudi menegaskan bahwa penggantian tahunan Kiswah mencerminkan komitmen jangka panjang kerajaan dalam merawat situs-situs suci Islam sekaligus melestarikan keahlian tradisional yang telah diwariskan selama berabad-abad.
Selain mempertahankan tradisi, proses tersebut juga memadukan keterampilan kerajinan klasik dengan teknologi manufaktur dan rekayasa modern. Dengan demikian, kualitas Kiswah dapat terus terjaga sekaligus mempertahankan nilai simbolis Ka'bah bagi umat Muslim di seluruh dunia.
Upacara penggantian Kiswah tahun ini berlangsung hanya beberapa hari setelah berakhirnya musim haji 1447 Hijriah. Otoritas Saudi sebelumnya melaporkan lebih dari 1,7 juta jamaah menunaikan ibadah haji, termasuk lebih dari 1,5 juta jamaah yang datang dari luar negeri dan mewakili 165 negara.
Pada Selasa dini hari, Ka'bah telah sepenuhnya diselimuti Kiswah baru yang akan tetap terpasang selama satu tahun ke depan. Bagi para pengrajin, teknisi, dan insinyur yang terlibat, proses tersebut tidak hanya menjadi pekerjaan profesional, tetapi juga kehormatan besar karena dapat berkontribusi langsung dalam perawatan situs paling suci bagi umat Islam.
source on Google [Gambas:Video CNBC]