MARKET DATA
Internasional

Dubes Kanada Beberkan Alasan Aturan Visa WNI Dilonggarkan

tfa,  CNBC Indonesia
11 June 2026 13:25
Duta Besar Kanada untuk Indonesia Jess Dutton dalam media gathering menjelang Piala Dunia 2026 di Kediaman Duta Besar Kanada, Jakarta Selatan, Rabu (10/6/2026). (CNBC Indonesia/Thea Fathanah Arbar)
Foto: Duta Besar Kanada untuk Indonesia Jess Dutton dalam media gathering menjelang Piala Dunia 2026 di Kediaman Duta Besar Kanada, Jakarta Selatan, Rabu (10/6/2026). (CNBC Indonesia/Thea Fathanah Arbar)

Jakarta, CNBC Indonesia - Pemerintah Kanada mengungkap alasan di balik kebijakan pelonggaran syarat perjalanan bagi warga negara Indonesia (WNI) melalui skema Electronic Travel Authorization (eTA). Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya mempererat hubungan bilateral yang semakin berkembang antara kedua negara.

Duta Besar Kanada untuk Indonesia, Jess Dutton, mengatakan kebijakan tersebut didorong oleh pentingnya kemitraan strategis yang telah terjalin antara Kanada dan Indonesia di berbagai sektor.

"Bagi Kanada, ini soal kemitraan. Kami sangat menghargai hubungan dengan Indonesia," kata Dutton di Jakarta, Rabu (10/6/2026).

Menurutnya, hubungan kedua negara terus berkembang, tidak hanya di bidang ekonomi, tetapi juga pertahanan serta kerja sama melalui Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif Indonesia-Kanada (Indonesia-Canada CEPA).

Meski demikian, Dutton menilai fondasi utama hubungan antarnegara bukan hanya kesepakatan bisnis atau kerja sama pemerintah, melainkan interaksi langsung antarmasyarakat.

"Penggerak utama hubungan antarnegara adalah hubungan antar masyarakat dan kemudahan mobilitas," ujarnya.

Karena itu, Kanada berupaya membuat perjalanan warga Indonesia ke negaranya menjadi lebih mudah. Kemudahan tersebut ditujukan untuk berbagai keperluan, mulai dari kunjungan keluarga, perjalanan bisnis, hingga wisata.

"Baik untuk mengunjungi keluarga, perjalanan bisnis, maupun wisata, kami ingin membuat perjalanan ke Kanada semudah mungkin. Karena itu kami memperkenalkan kebijakan ini bagi warga Indonesia," kata Dutton.

Ia berharap kebijakan eTA dapat mendorong lebih banyak masyarakat Indonesia berkunjung ke Kanada. Pada saat yang sama, peningkatan mobilitas warga diyakini akan memperkuat hubungan ekonomi dan kerja sama kedua negara di masa depan.

"Kami berharap langkah tersebut akan meningkatkan minat masyarakat Indonesia untuk berkunjung ke Kanada sekaligus memperkuat hubungan ekonomi kedua negara," ujarnya.

Sebelumnya, Kanada mengumumkan perluasan akses eTA bagi warga Indonesia yang memenuhi persyaratan tertentu. Skema ini memungkinkan pelancong yang memenuhi kriteria melakukan perjalanan ke Kanada tanpa harus mengajukan visa kunjungan reguler, sehingga proses keberangkatan menjadi lebih sederhana dan cepat.

 

(luc/luc) Add logo_svg as a preferred
source on Google
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Kanada Ogah Ikuti AS Terapkan Imigrasi Lebih Ketat Jelang Piala Dunia


Most Popular
Features