MARKET DATA

Pengumuman! Kanada Longgarkan Visa Buat WNI, Bisa Pakai Ini

tfa,  CNBC Indonesia
26 May 2026 15:35
Car cross the border into Canada, in Niagara Falls, Ontario, on Monday, Aug. 9, 2021. American citizens and permanent residents are now allowed to enter Canada for non-essential purposes if they can provide proof that they've been fully vaccinated fo
Foto: Ilustrasi Kanada (Eduardo Lima/The Canadian Press via AP)

Jakarta, CNBC Indonesia - Pemerintah Kanada melonggarkan persyaratan perjalanan bagi warga negara Indonesia (WNI) dan Malaysia. Kebijakan ini menjadi bagian dari strategi Ottawa untuk memperkuat hubungan ekonomi, perdagangan, dan investasi di kawasan Indo-Pasifik.

Kebijakan tersebut diumumkan oleh Menteri Imigrasi, Pengungsi, dan Kewarganegaraan Kanada Lena Metlege Diab pada Minggu. Mulai Selasa (26/5/2026) pukul 05.30 ET, pelancong Indonesia dan Malaysia yang memenuhi syarat dapat mengajukan electronic Travel Authorization (eTA) sebagai pengganti visa untuk masuk atau transit di Kanada melalui jalur udara.

Aturan baru ini berlaku bagi WNI dan warga Malaysia yang pernah memiliki Temporary Resident Visa (TRV) Kanada dalam 10 tahun terakhir atau masih memegang visa non-imigran United States yang masih berlaku. "Kanada berupaya menarik talenta-talenta terbaik dunia, memperkuat kemitraan global, dan menciptakan peluang baru bagi dunia usaha serta tenaga kerja Kanada," ujar Diab dalam keterangan resminya, sebagaimana dirilis Kedutaan Besar Kanada untuk Indonesia di Jakarta.

Ia menambahkan, pelonggaran aturan tersebut merupakan bagian dari strategi besar pemerintah Kanada untuk memperdalam keterlibatan di kawasan Indo-Pasifik. Perubahan persyaratan visa bagi pelancong yang memenuhi syarat dari Indonesia dan Malaysia merupakan bagian dari upaya pemerintah yang lebih luas untuk memperdalam keterlibatan Kanada di seluruh Indo-Pasifik, mendukung perdagangan dan investasi, serta mempermudah konektivitas antarmasyarakat dan dunia usaha guna mendorong pertumbuhan ekonomi jangka panjang Kanada.

Pemerintah Kanada menilai kawasan Indo-Pasifik memiliki peran strategis dalam diversifikasi pasar dan penciptaan peluang baru bagi bisnis Kanada. Dengan kemudahan perjalanan ini, hubungan perdagangan, investasi, hingga mobilitas bisnis antara Kanada dan negara-negara Asia Tenggara diharapkan semakin erat.

Meski demikian, Ottawa menegaskan aspek keamanan perbatasan tetap menjadi prioritas. Sistem eTA akan digunakan sebagai mekanisme penyaringan pra-perjalanan bagi penumpang pesawat yang menuju Kanada.

Berdasarkan data pemerintah Kanada, Indonesia merupakan ekonomi terbesar di Asia Tenggara sekaligus mitra dagang barang terbesar ketiga Kanada di kawasan pada 2025. Nilai perdagangan bilateral kedua negara tercatat mencapai US$6,75 miliar (sekitar Rp119,6 triliun).

Ekspor barang Kanada ke Indonesia mencapai US$3 miliar, menjadikan Indonesia pasar ekspor terbesar kedua Kanada di Asia Tenggara dan terbesar ke-17 secara global. Sementara Malaysia juga menjadi salah satu mitra dagang utama Kanada di Asia Tenggara, dengan nilai perdagangan bilateral kedua negara melonjak 60%, dari US$3,8 miliar menjadi US$6,1 miliar pada 2025.

Sepanjang 2025, Kanada menerima sekitar 18.300 pengunjung asal Indonesia. Negara itu menerima 11.500 pengunjung dari Malaysia.

(tfa/sef) Add logo_svg as a preferred
source on Google
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Jutaan Warga AS Kini Berebut Paspor Kanada


Most Popular
Features