Menperin Minta Tambah Anggaran Rp202 M, Buat Subsidi Beli Mesin Pabrik

Ferry Sandi, CNBC Indonesia
Rabu, 10/06/2026 15:05 WIB
Foto: Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita saat Raker dengan Komisi VII DPR RI, Rabu (10/6/2026). (YouTube/TVR Parlemen)

Jakarta, CNBC Indonesia - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) bakal melakukan restrukturisasi mesin dan peralatan industri pada 2027. Program itu ditujukan untuk meningkatkan produktivitas. Pasalnya banyak pelaku industri masih menggunakan peralatan produksi tua sehingga mempengaruhi produktivitas dan kualitas produk.

Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan modernisasi mesin menjadi salah satu kebutuhan mendesak. Karena itu, Kemenperin memasukkan program restrukturisasi mesin ke dalam daftar usulan tambahan anggaran yang diajukan kepada pemerintah dan DPR untuk tahun depan.

"Program restrukturisasi mesin peralatan industri ini sesuai dengan apa yang menjadi perhatian dari banyak anggota Komisi VII kemarin dalam rapat kerja, dan kami usulkan tambahan anggarannya sebesar Rp202 miliar," kata Agus dalam rapat kerja bersama Komisi VII DPR RI, Rabu (10/6/2026).


Adapun mayoritas mesin tua di Indonesia sudah berusia di atas 25 tahun. Program ini menjangkau pelaku usaha yang terdaftar dan mengajukan permohonan melalui akun resmi SIINas Kemenperin. Nantinya pelaku usaha bakal mendapat potongan harga/reimbursement sekitar 25% untuk pembelian mesin/peralatan produksi dalam negeri dan 10% untuk mesin impor.

"Program peningkatan produktivitas industri dilakukan melalui kegiatan restrukturisasi mesin dan peralatan industri serta penerapan teknologi industri 4.0 pada sektor-sektor prioritas," ujarnya.

Selain meningkatkan kapasitas produksi, modernisasi mesin juga diharapkan dapat membantu industri dalam mengadopsi teknologi yang lebih efisien.

"Oleh karena itu kami mengusulkan kebutuhan tambahan anggaran untuk memperkuat program-program prioritas yang berdampak langsung bagi peningkatan produktivitas dan daya saing industri nasional," kata Agus.

Rapat Kerja Kemenperin dengan Komisi VII di DPR RI, Rabu (10/6/2026). (CNBC Indonesia/Ferry Sandi) Foto: Rapat Kerja Kemenperin dengan Komisi VII di DPR RI, Rabu (10/6/2026). (CNBC Indonesia/Ferry Sandi)


(dce) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:

Video: Wamenperin Bongkar JurusTarik Investasi Kawasan Industri RI