Pesawat Boeing Bawa 202 Orang Mendadak Putar Balik di Udara, Ada Apa?
Jakarta, CNBC Indonesia - Penerbangan maskapai United Airlines yang tengah menuju Spanyol dari Bandara Internasional Newark Liberty, Amerika Serikat, terpaksa berbalik arah di tengah perjalanan setelah muncul dugaan ancaman keamanan di dalam pesawat. Insiden itu terjadi hanya sehari setelah penerbangan lain milik maskapai yang sama dialihkan akibat ulah penumpang yang diduga berusaha menerobos kokpit.
Dilansir The Guardian, pesawat tujuan Palma de Mallorca, Spanyol, tersebut lepas landas dari Newark sekitar pukul 18.00 waktu setempat pada Sabtu (30/5/2026). Namun, menurut otoritas pengelola bandara, Port Authority of New York and New Jersey, penerbangan tidak melanjutkan perjalanan dan akhirnya kembali mendarat di Newark pada pukul 21.37 malam.
United Airlines menyatakan pesawat Boeing 767 tersebut membawa 190 penumpang dan 12 awak kabin.
Menurut rekaman komunikasi lalu lintas udara, petugas keamanan diminta memeriksa pesawat setelah muncul perangkat Bluetooth dengan nama yang dianggap mencurigakan. Dalam komunikasi tersebut disebutkan seseorang menamai perangkat Bluetooth miliknya menggunakan "kata tertentu yang terdiri dari empat huruf".
Seorang penumpang yang mengunggah pengalaman tersebut di media sosial mengatakan awak pesawat berulang kali meminta seluruh penumpang mematikan perangkat Bluetooth mereka. Namun, menurutnya, masih ada dua perangkat yang tetap aktif.
Situasi tersebut kemudian memicu koordinasi antara kru penerbangan dengan kantor pusat United Airlines di Chicago. Setelah melakukan komunikasi lebih lanjut, pesawat diputuskan untuk berputar balik menuju Newark demi alasan keamanan.
Setibanya di bandara, seluruh penumpang diminta turun dari pesawat sementara aparat melakukan pemeriksaan menyeluruh.
Polisi Port Authority melakukan penyisiran terhadap pesawat untuk memastikan tidak ada ancaman yang membahayakan penerbangan. Setelah itu, petugas dari Transportation Security Administration (TSA) dan Customs and Border Protection (CBP) kembali memeriksa seluruh penumpang sebelum mereka diizinkan naik ke penerbangan pengganti.
Meski demikian, United Airlines tidak menjelaskan secara rinci penyebab insiden tersebut.
Maskapai hanya memastikan bahwa seluruh penumpang kemudian diterbangkan menggunakan pesawat pengganti dengan awak baru. Penerbangan pengganti itu lepas landas pada Minggu dini hari dan berhasil tiba di Palma de Mallorca pada sore harinya.
Insiden ini menjadi salah satu dari serangkaian gangguan yang melibatkan penerbangan United Airlines dalam beberapa pekan terakhir.
Sehari sebelumnya, pada Jumat, penerbangan United Airlines yang berangkat dari Chicago menuju Minneapolis terpaksa dialihkan ke Madison, Wisconsin. Pengalihan dilakukan setelah seorang penumpang yang dianggap bertindak tidak terkendali diduga mencoba menerobos area kokpit.
Sebelumnya, pada 3 Mei lalu, sebuah pesawat United Airlines yang hendak mendarat di Bandara Newark Liberty dilaporkan menabrak sebuah tiang lampu dan kendaraan pengiriman barang di area bandara.
Menurut pihak berwenang, pengemudi kendaraan tersebut mengalami luka ringan akibat kejadian itu. Tidak ada korban luka lain yang dilaporkan dalam insiden tersebut.
(luc/luc) Add
source on Google