MARKET DATA
Internasional

Bos NATO Buka Suara Anggotanya Kena Hantam Drone Rusia, Perang?

tps,  CNBC Indonesia
29 May 2026 20:50
A fire burns on the roof of a 10-story block of flats after a drone crashed into the building, causing an explosion and injuring two people, near the border with Ukraine, in Galati, Romania, in this handout image released on May 29, 2026. Romanian De
Foto: via REUTERS/Romanian Department for Emergenc

Jakarta, CNBC Indonesia - Sekretaris Jenderal (Sekjen) NATO Mark Rutte menjanjikan solidaritas mutlak aliansi tersebut dalam panggilan telepon dengan Presiden Rumania setelah sebuah pesawat nirawak atau drone milik Rusia jatuh dan melukai dua orang di negara yang berbatasan langsung dengan Ukraina tersebut. Insiden jatuhnya drone pemunah ini langsung memicu ketegangan tinggi di sepanjang wilayah perbatasan Eropa Timur.

Pemimpin tertinggi aliansi pertahanan tersebut mengecam keras tindakan militer Moskow yang dinilai semakin tidak terkendali dan membahayakan stabilitas kawasan. Mengutip AFP pada Jumat, (29/05/2026), kepala aliansi tersebut menegaskan kesiapan penuh militer blok Barat untuk memberikan respons pertahanan yang diperlukan demi menjaga kedaulatan anggotanya.

"Saya menegaskan bahwa NATO siap mempertahankan setiap jengkal wilayah Sekutu. Kami akan terus meningkatkan kesiapan kami untuk menangkal dan membela diri terhadap ancaman apa pun, termasuk dari pesawat nirawak," kata Rutte seperti dikutip dari AFP.

Lebih lanjut, ia juga memberikan peringatan keras mengenai dampak luas dari operasi militer ilegal yang diluncurkan oleh Kremlin di kawasan tersebut sejak beberapa tahun terakhir.

"Perilaku sembrono Rusia adalah bahaya bagi kita semua. Mereka terus menargetkan warga sipil dan infrastruktur sipil di seluruh Ukraina, dan tadi malam menunjukkan sekali lagi bahwa dampak dari perang agresi ilegal mereka tidak berhenti di perbatasan," tegas Rutte seperti dikutip dari AFP.

Senada dengan pimpinan aliansi, pihak Washington melalui perwakilannya di blok pertahanan tersebut juga langsung melayangkan kecaman keras terhadap insiden penyusupan wilayah udara sekutu mereka. Duta Besar Amerika Serikat (AS) untuk NATO, Matthew Whitaker, menyatakan sikap resmi negaranya melalui sebuah unggahan di media sosial X.

"Kami berdiri bersama Sekutu NATO kami, Rumania, dan mengutuk serangan sembrono ini di wilayahnya. Kami akan mempertahankan setiap jengkal wilayah NATO," tulis Whitaker seperti dikutip dari AFP.

Sebagai langkah taktis, Komandan Tertinggi NATO Jenderal Alexus Grynkewich dari militer AS dilaporkan telah melakukan pembicaraan khusus dengan kepala militer Rumania untuk membahas situasi darurat di lapangan. Markas Besar Tertinggi NATO menyatakan bahwa kedua petinggi militer tersebut berkomitmen untuk memperketat koordinasi selama proses penyelidikan berlangsung.

"Mereka juga sepakat untuk tetap menjalin kontak yang sangat erat satu sama lain seiring berlanjutnya penyelidikan atas insiden tersebut, dan langkah-langkah pertahanan tambahan potensial sedang dipertimbangkan," demikian pernyataan resmi Markas Besar Tertinggi NATO seperti dikutip dari AFP.

Hingga saat ini, beberapa sumber di internal NATO menyebutkan belum ada indikasi apakah pemerintah Rumania akan menyerukan konsultasi darurat di bawah Pasal Empat aliansi tersebut. Langkah melalui Pasal Empat ini dinilai masih jauh dari pengaktifan klausul pertahanan bersama Pasal Lima NATO yang tercatat baru terjadi sekali dalam 77 tahun sejarah aliansi setelah serangan 11 September di AS.

Kendati demikian, konsultasi darurat berdasarkan Pasal Empat tercatat sudah pernah diajukan sebanyak tiga kali selama perang skala penuh Rusia di Ukraina berlangsung. Pengaktifan pertama terjadi tepat setelah invasi pada tahun 2022, kemudian sekali oleh Polandia setelah adanya penyusupan drone Rusia, dan sekali oleh Estonia setelah jet tempur Rusia kedapatan melanggar ruang udaranya.

(tps/luc) Add logo_svg as a preferred
source on Google
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Breaking News: Drone Rusia Hantam Negara NATO


Most Popular
Features