MARKET DATA

Ara Tegas Lahan di Tanah Abang Milik Negara: Saya Sudah Cek BPN!

Chandra Dwi Pranata,  CNBC Indonesia
26 May 2026 16:15
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait kembali melakukan kunjungan proyek pembangunan rumah susun (rusun) di kawasan Meikarta, Kabupaten Bekasi Jawa Barat. (CNBC Indonesia/Chandra Dwi Pranata)
Foto: Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait kembali melakukan kunjungan proyek pembangunan rumah susun (rusun) di kawasan Meikarta, Kabupaten Bekasi Jawa Barat. (CNBC Indonesia/Chandra Dwi Pranata)

Bekasi, CNBC Indonesia - Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait buka suara soal perkembangan terbaru terkait lahan di dekat Stasiun Tanah Abang, Jakarta Pusat yang akan dibangun rumah susun (rusun) subsidi bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Menteri yang kerap disapa Ara ini mengatakan proses rencana pembangunan rusun di lahan tersebut terus berlanjut dan mengungkapkan lahan tersebut milik negara.

"Mengenai lahan di Tanah Abang, itu kita tetap lanjutkan ya untuk dibangun rusun. Kita sudah bertemu kan waktu itu dengan Pak Hercules, kalau itu tanah negara. Beliau juga ingin memastikan kalau itu tanah negara," kata Ara saat ditemui di Meikarta Kabupaten Bekasi, Selasa (26/5/2026).

Bahkan, pihaknya juga sudah mengecek langsung ke PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI, Badan Pengaturan BUMN, dan Kementerian ATR/BPN, apakah lahan tersebut milik negara.

"Saya juga sudah cek langsung kepada Dirut KAI (Bobby Rasyidin), kepada Kepala BP BUMN (Dony Oskaria), itu tanah negara, dan yang paling penting, saya sudah cek langsung kepada Kementerian ATR/BPN, kepada menterinya (Nusron Wahid) dan dirjennya, itu adalah yang menyangkut soal konflik lahan, dan mereka mengatakan itu adalah lahan negara, aset negara, jadi mohon doanya, kita juga akan segera membangun rusun di sana," jelasnya.

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait kembali melakukan kunjungan proyek pembangunan rumah susun (rusun) di kawasan Meikarta, Kabupaten Bekasi Jawa Barat. (CNBC Indonesia/Chandra Dwi Pranata)Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait kembali melakukan kunjungan proyek pembangunan rumah susun (rusun) di kawasan Meikarta, Kabupaten Bekasi Jawa Barat. (CNBC Indonesia/Chandra Dwi Pranata) Foto: Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait kembali melakukan kunjungan proyek pembangunan rumah susun (rusun) di kawasan Meikarta, Kabupaten Bekasi Jawa Barat. (CNBC Indonesia/Chandra Dwi Pranata)

Berdasarkan arahan Ketua Satuan Tugas (Satgas) Perumahan, Hashim Djojohadikusumo, nantinya rusun Tanah Abang tersebut akan diperuntukkan untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dan masyarakat berpenghasilan tanggung (MBT).

"Buat peruntukannya ya, kemarin ada arahan dari Pak Ketua Satgas Perumahan, tentu ada berbagai peruntukan, ada yang buat MBR, ada juga yang buat menengah tanggung (MBT) ya, dan kombinasi-kombinasi lainnya," terangnya.

Sebagai informasi, pembangunan rusun Tanah Abang tersebut nantinya akan dibangun menggunakan dana CSR PT Astra International Tbk. Tak hanya itu saja, Astra juga akan menjadi kontraktor rusun tersebut.

Lebih lanjut, rusun ini akan terdiri dari 2 kamar tidur di setiap unitnya, sehingga dengan adanya rusun subsidi ini, nantinya sebanyak 4.000 orang bisa mendapatkan hunian yang layak.

(chd/wur) Add logo_svg as a preferred
source on Google
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Soal Nasib Lahan Sengketa Tanah Abang, Menteri Ara Tegas Bilang Gini


Most Popular
Features