Harga Komoditas Naik, Setoran PNBP Purbaya Kini Naik 11,6% di April
Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan setoran penerimaan negara bukan pajak atau PNBP kini mampu tumbuh positif, setelah tiga bulan pertama tahun ini terus terkontraksi.
Per akhir April 2026, PNBP sudah senilai Rp 171,3 triliun atau naik 11,6% dibanding periode yang sama tahun lalu Rp 112,1 triliun. Realisasi itu pun setara 37,3% dari target yang dicanangkan pada tahun ini Rp 459,2 triliun.
Padahal, selama tiga bulan pertama tahun ini, setoran PNBP masih terkontraksi 3%.
"Jadi kinerjanya amat baik," kata Purbaya saat konferensi pers APBN Kinerja dan Fakta di kantornya, Jakarta, Selasa (19/5/2026).
Purbaya mengatakan, kinerja PNBP yang membaik hingga 30 April 2026 ini ditopang oleh setoran PNBP SDA yang mencapai Rp 83,1 triliun atau tumbuh 3,9%. Terutama disebabkan kenaikan harga mineral seperti nikel, tembaga, emas, perak, dan alumunium.
Lalu, diikuti dengan setoran PNBP K/L yang senilai Rp 58,2 triliun atau setara dengan kenaikan 49,2% dibanding tahun lalu. Pemicunya ialah kontribusi pendapatan jasa komunikasi dan informasi, serta pendapatan denda administratif di bidang kehutanan, hasil kinerja Satgas PKH.
Terakhir, penerimaan negara bukan pajak yang berasal dari BLU juga mampu tumbuh 26,6% dengan realisasi Rp 29,9 triliun akibat keaikan pendapatan jasa pelayanan kesehatan pada Kemenkes, dan tarif punguta ekspor CPO sawit beserta turunannya.
(arj/arj) Add
source on Google