MARKET DATA

Cerita Purbaya Soal Pegawai Bea Cukai Bikin Prabowo Tertawa, Simak!

Zahwa Madjid,  CNBC Indonesia
19 May 2026 19:15
Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa saat menyampaikan pemaparan dalam konferensi pers APBN KiTa di kantor pusat Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Selasa (19/5/2026). (CNBC Indonesia/Zahwa Madjid)
Foto: Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa saat menyampaikan pemaparan dalam konferensi pers APBN KiTa di kantor pusat Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Selasa (19/5/2026). (CNBC Indonesia/Zahwa Madjid)

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan, telah melaporkan hasil kinerja positif para pegawai Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) kepada Presiden Prabowo Subianto.

Menurutnya, kinerja para pegawai bea cukai kini makin baik terlihat dari berbalik arahnya kinerja setoran kepabeanan dan cukai yang sudah tumbuh positif pada April 2026, dari tiga bulan sebelumnya terus terkontraksi dibanding tahun lalu.

Berdasarkan datanya, total setoran bea dan cukai pada April 2026 sudah senilai Rp 100,6 triliun atau lebih tinggi 0,6% dari realisasi periode yang sama tahun lalu Rp 67,9 triliun. Padahal, pada Januari minus 14% pertumbuhannya, lalu pada Februari 14,7% terkontraksi, dan Maret masih minus 12,6%.

"Jadi keliatannya orang Bea Cukai sudah mulai serius kerjanya," kata Purbaya saat konferensi pers APBN Kinerja dan Fakta, Selasa (19/5/2026).

Purbaya mengatakan, setelah mendapatkan laporan perbaikan kinerja pegawa bea dan cukai itu, Presiden Prabowo Subianto tertawa. Ia menegaskan, Prabowo menilai para pegawai DJBC sudah takut berbuat menyeleweng.

"Kata Presiden, begitu saya katakan Pak sudah membaik, Presiden ketawa hahaha, mereka sudah mulai pada takut ya, iya kayaknya pak," ucap Purbaya.

"Tapi kita enggak peduli, yang penting kinerjanya membaik," tegasnya.

Purbaya mengatakan, kinerja pegawai DJBC yang makin membaik itu juga terlihat dari peningkatan drastis penindakan rokok ilegal dan narkotika.

Ia menyebut, khusus untuk penindakan rokok ilegal sudah mencapai 684 juta batang atau naik 125,8% dibanding periode yang sama tahun lalu. Sedangkan untuk narkotika jumlah penindakannya mencapai 522 atau naik 10,8% dibanding periode yang sama tahun lalu.

"Jadi nanti ke depan teknologi akan diterapkan di sana dan saya pikir akan lebih bagus lagi. Kalau enggak kita pindahin, atau rumahkan," paparnya.

(arj/arj) Add logo_svg as a preferred
source on Google
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Terapkan Layer Cukai Baru, Ini Rencana Purbaya Buat Atasi Rokok Ilegal


Most Popular
Features