Industri Plastik Lega! Impor Nafta Asal AS Masuk RI Bulan Ini

Zahwa Madjid, CNBC Indonesia
Rabu, 13/05/2026 19:55 WIB
Foto: Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso saat ditemui di Pasar Palmerah, Jakarta Pusat, Rabu (13/5/2026). (CNBC Indonesia/Martyasari Rizky)

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso menyebut impor nafta dari Amerika Serikat (AS) yang dibutuhkan untuk mendukung industri biji plastik nasional dijadwalkan tiba di Indonesia pada pertengahan Mei 2026.

Budi mengatakan, pasokan tersebut sebelumnya memang ditunggu pelaku industri untuk menjaga kelangsungan produksi dalam negeri. Meski demikian, ia memastikan aktivitas industri tetap berjalan.


"Kemarin memang dari pelaku industri-nya kan pertengahan Mei sampai ya, nanti saya update lagi ya. Tapi saya pikir, produksi kita, produksi dalam negeri tetap berjalan dan impor juga tidak masalah. Tadi waktu itu katanya pertengahan Mei (impornya sampai)," kata Budi saat ditemui di Jakarta, Rabu (13/5/2026).

Adapun pasokan yang datang pertengahan Mei itu, katanya, berasal dari AS. Meski sebelumnya pemerintah juga sempat mencari alternatif pasokan dari India dan Afrika.

"Dari Amerika. Kemudian kemarin cari solusinya dari India sama Afrika, tapi yang pertengahan Mei itu, ya dari Amerika," ujarnya.

Sebagai informasi, nafta merupakan salah satu bahan baku utama industri petrokimia yang kemudian diolah menjadi bahan untuk memproduksi biji plastik. Karena itu, pasokan nafta menjadi penting untuk menjaga rantai produksi industri plastik nasional tetap berjalan.


(arj/arj) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:

Video: Tekan Harga Plastik, Pemerintah Bebaskan Bea Masuk Impor LPG