Harga Nikel Terus Melejit di Tahun Ini, Lihat Buktinya..

Firda Dwi Muliawati, CNBC Indonesia
Rabu, 13/05/2026 09:25 WIB
Foto: Infografis/ Harita Nickel/ Edward Ricardo

Jakarta, CNBC Indonesia - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mencatat adanya tren kenaikan Harga Mineral Acuan (HMA) nikel tahun ini dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Dalam catatan Kementerian ESDM berdasarkan data yang diterima CNBC Indonesia, sepanjang 2025, HMA nikel cenderung bergerak turun dari 16.126 US$/dmt (April Periode I) ke 14.599 US$/dmt di Desember 2025 Periode II.

Di awal 2026, HMA Nikel naik ke titik tertinggi pada Februari 2026 Periode I di harga 17.774 US$/dmt kemudian mulai turun hingga ke 16.933,57 US$/dmt pada Mei 2026 Periode I. Adapun, HMA Nikel 2026 rata-rata 16.822,29 US$/dmt, lebih besar dibanding 2025 dengan rata-rata 15.177,12 US$/dmt.


Berikut detailnya per periode:

Detailnya, pada Januari 2026 periode pertama HMA nikel tercatat menurun sebesar 7% bila dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Namun, pada periode kedua HMA nikel meningkat hingga 5% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Pada bulan Februari periode pertama HMA nikel meningkat 16% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Pada periode kedua pun meningkat hingga 16% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Bulan Maret periode pertama HMA nikel meningkat 12% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Pada periode kedua pun meningkat hingga 12% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Bulan April periode pertama HMA nikel meningkat 6% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Pada periode kedua pun meningkat hingga 9% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.


(pgr/pgr) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:

Video: Aturan Formula Baru HPM Ditetapkan, Harga Nikel Terbang Tinggi?