MARKET DATA

Cak Imin Lapor Presiden, 32 Ribu Siswa Mulai Sekolah Rakyat di Juli

Emir Yanwardhana,  CNBC Indonesia
12 May 2026 18:45
Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Abdul Muhaimin Iskandar memberikan keterangan kepada wartawan di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Selasa (12/5/2026). (CNBC Indonesia/Emir Yanwardhana)
Foto: Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Abdul Muhaimin Iskandar memberikan keterangan kepada wartawan di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Selasa (12/5/2026). (CNBC Indonesia/Emir Yanwardhana)

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) dipanggil Presiden Prabowo Subianto ke Istana Negara, Selasa (12/5/2026). Dalam rapat itu Gus Ipul mengatakan akan melaporkan pelaksanaan program strategis di kementeriannya n

"Pertama, soal pemutakhiran data. Yang kedua soal bansos tepat sasaran, dan yang ketiga adalah soal sekolah rakyat. Itu tiga yang mau kami laporkan tentang perkembangan-perkembangan yang sudah kami lakukan," kata Gus Ipul, kepada wartawan.

Dia mengatakan akan meminta arahan dari presiden terkait tindak lanjut yang harus dilakukan dari program tersebut.

Adapun terkait sekolah rakyat, penyelenggaraan kegiatan belajar mengajar 2026 - 2027 akan dilakukan pada Juli ini.

"Insyaallah akan kita mulai pembelajarannya pada bulan Juli yang akan datang dengan alokasi siswa mencapai 32.000 untuk tahun ini. Tahun lalu 15.000 lebih, artinya kalau digabung tahun ini sudah ada sekitar 46.000 lebih siswa sekolah rakyat. Itu yang akan kami laporkan," kata Gus Ipul.

Adapun terkait Bantuan Sosial, dia berharap membuat masyarakat tidak demotivasi untuk mengikuti program kegiatan program pemberdayaan pemerintah lainnya.

"Maka itu sekarang ada Kemenko pemberdayaan. Dengan adanya masyarakat, khususnya yang usia produktif, untuk mengikuti program-program pemberdayaan dari pemerintah, diharapkan itu akan turut serta pengentasan kemiskinan," tuturnya.

(haa/haa) Add logo_svg as a preferred
source on Google
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Prabowo Panggil Cak Imin ke Istana, Bahas Modal UMKM hingga Loker


Most Popular
Features