MARKET DATA

Prabowo Blak-blakan: Banyak Orang Mengejek Saya, Saya Tahu

Emir Yanwardhana,  CNBC Indonesia
12 January 2026 14:12
Presiden Prabowo menyampaikan sambutan saat peresmian 166 Soklah Rakyat di 34 Provinsi, Banjarbaru, Senin (12/2026). (YouTube/Sekretariat Presiden)
Foto: Presiden Prabowo menyampaikan sambutan saat peresmian 166 Sekolah Rakyat di 34 provinsi yang dipusatkan di Kota Banjarbaru, Provinsi Kalimantan Selatan, Senin (12/2026). (YouTube/Sekretariat Presiden)

Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan ada segelintir orang yang kerap melontarkan ejekan dan sinisme terhadap dirinya. Hal itu diungkapkan Prabowo saat meresmikan 166 Sekolah Rakyat yang tersebar di 34 provinsi yang dipusatkan di Kota Banjarbaru, Provinsi Kalimantan Selatan, Senin (12/1/2026).



Awalnya, Prabowo bercerita mengenai kondisi dunia yang penuh gejolak ketidakpastian. Serta kekayaan alam Indonesia yang besar dan dikelola dengan kurang tertib selama puluhan tahun. Kondisi bangsa saat ini juga dalam kondisi baik, meski ada segelintir pihak yang dipercaya dibayar 'kekuatan asing' yang melontarkan ejekan.

"Banyak orang mengejek saya, saya tahu, sebenarnya gak banyak, segelintir orang saja, hanya dia punya uang, punya sarana dia bisa menyebarkan. Dia bisa menyebarkan sinisme, pesimisme dan kemungkinan besar mereka dibayar oleh kekuatan-kekuatan asing. Itu keyakinan saya, kepercayaan saya," ujar Prabowo.

Namun, Prabowo menegaskan bahwa orang jujur dan bersih pasti melihat hasil kerja yang sudah dilakukan. Dibuktikan dari pendirian Sekolah Rakyat yang menunjukkan perbaikan kualitas belajar siswa dan siswi.

"Kalau orang Indonesia yang bersih, jujur, pasti melihat yang benar adalah benar. Yang tidak benar ya tidak benar. Kita berbuat baik tapi masih dicaci maki. Tapi tidak apa-apa kita tidak ragu. Saya merasa hari ini tekad kita benar. Setelah 6 bulan kita melihat keadaan anak-anak kita seperti ini," kata Prabowo.

Untuk itu, kepala negara mengajak seluruh masyarakat untuk bersatu dan bekerja sama dalam menghilangkan kemiskinan dan kelaparan. Caranya dengan memperbaiki kualitas pendidikan.

"Tapi pendidikan butuh uang, uang kita kalau dicuri, kalau dikorupsi kurang untuk membangun semua sekolah yang kita ingin bangun saudara-saudara. Semua kampus yang kita ingin bangun," ujar Prabowo.

(miq/miq)
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Prabowo: 100 Sekolah Rakyat Hadir Untuk Putus Rantai Kemiskinan


Most Popular
Features