Foto Internasional

Detik-Detik Evakuasi Penumpang Kapal MV Hondius karena Hantavirus

Reuters, CNBC Indonesia
Senin, 11/05/2026 13:00 WIB

Sebanyak delapan orang warga AS turun dari kapal MV Hondius dan dievakuasi setelah terdampak wabah hantavirus.

1/5 Evakuasi penumpang kapal pesiar MV Hondius, yang terdampak wabah hantavirus di pelabuhan Granadilla de Abona, Tenerife, Spanyol, 10 Mei 2026. (REUTERS/Hannah McKay)

Evakuasi penumpang kapal pesiar MV Hondius, yang terdampak wabah hantavirus di pelabuhan Granadilla de Abona, Tenerife, Spanyol, Minggu (10/5/2026). (REUTERS/Hannah McKay)

2/5 Evakuasi penumpang kapal pesiar MV Hondius, yang terdampak wabah hantavirus di pelabuhan Granadilla de Abona, Tenerife, Spanyol, 10 Mei 2026. (REUTERS/Hannah McKay)

Penumpang AS dari kapal pesiar MV Hondius, yang terdampak wabah hantavirus, dipindahkan dengan perahu ke pelabuhan setelah turun dari kapal. (REUTERS/Hannah McKay)

3/5 Evakuasi penumpang kapal pesiar MV Hondius, yang terdampak wabah hantavirus di pelabuhan Granadilla de Abona, Tenerife, Spanyol, 10 Mei 2026. (REUTERS/Hannah McKay)

'Kelompok tersebut termasuk 17 warga negara AS dan satu warga negara Inggris yang tinggal di AS," kata Menteri Kesehatan Spanyol Monica Garcia dikutip dari Reuters. (REUTERS/Hannah McKay)

4/5 Evakuasi penumpang kapal pesiar MV Hondius, yang terdampak wabah hantavirus di pelabuhan Granadilla de Abona, Tenerife, Spanyol, 10 Mei 2026. (REUTERS/Hannah McKay)

Para pengungsi disambut di darat oleh Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Tedros Adhanom Ghebreyesus, sementara kendaraan Unit Darurat Militer Spanyol mengangkut mereka ke bandara, tempat pesawat AS menunggu. (REUTERS/Hannah McKay)

5/5 Evakuasi penumpang kapal pesiar MV Hondius, yang terdampak wabah hantavirus di pelabuhan Granadilla de Abona, Tenerife, Spanyol, 10 Mei 2026. (REUTERS/Hannah McKay)

Garcia mengatakan delapan penerbangan evakuasi yang diorganisir oleh pemerintah termasuk Spanyol, Belanda, Inggris, Turki, dan Prancis sebelumnya pada hari itu telah membawa 94 orang dari 19 kewarganegaraan ke tempat aman. (REUTERS/Hannah McKay)

Add as a preferred
source on Google