Komitmen Jaga Lingkungan, PGN Pagardewa Andalkan Program Ini!
Jakarta, CNBC Indonesia - PT Perusahaan Gas Negara Tbk Stasiun Pagardewa menjalankan Program inovasi Penguatan Desa Ekonomi Kreatif, Aman, dan Setara Pagardewa (Pendekar Dewa). Program inovasi sosial ini untuk menjawab kebutuhan kelompok rentan petani karet di Pagardewa, Sumatra Selatan.
Diketahui sebanyak 59,06% wilayah Pagardewa merupakan kebun karet. Adapun sebanyak 71,06% warga dari 4.292 jiwa jumlah penduduknya bergantung pada perkebunan karet.
Program ini dijalankan melalui tiga pilar. Pertama adalah Pilar AMAN untuk menjaga stabilitas harga karet, mengoptimalisasikan kebun karet, dan meningkatkan pendapatan keluarga petani karet. Lalu pilar SETARA dengan berhasil menciptakan sumber air dan sanitasi bersih serta Pilar Ekonomi Kreatif berupa ruang usaha, minat, dan pelatihan Danau Kemiri.
Dalam pilar AMAN, program Pendekar Dewa melakukan perubahan sistem dari panen karet beku melalui tengkulak dan pengepul lalu ke industri menjadi panen karet cair dari petani ke pabrik.
Upaya ini pun berhasil meningkatkan pendapatan panen lateks sebesar Rp 57,6 juta per tahun per orang, memberikan efisiensi biaya cuka asam semut sebesar 100%, penambahan 1 greenhouse di area pembibitan, pengembangan 3.400 bibit unggul, dan hasil optimalisasi Wanatani Rp 24 juta per tahun per orang.
Lalu peningkatan penjualan produk UMKM istri petani karet sebesar Rp 11,38 juta per kelompok, budidaya 73 koloni lebah, dan memberdayakan 28 istri petani.
Sementara dalam Pilar SETARA, Pendekar Dewa memberikan pelatihan pemeliharaan solar panel oleh fungsi operation and maintenance (OM). Kegiatan dari pilar ini adalah pemanfaatan sumber air dan sarana air bersih sebagai MCK dan pemadaman karhutla.
Dampak dari upaya ini adalah instalasi Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) 1,2 kwp untuk tenaga sumur bor dan penerangan dan terbentuknya Pendekar Talang dari 28 kepala keluarga sebagai pengelola air, serta 2 pelatihan replikasi budidaya lebah dan perawatan PLTS.
Terakhir Pilar Ekonomi Kreatif berupa kegiatan Rumpun Kemiri. Pilar ini menghasilkan tambahan fungsi air sebanyak 22.500 m3 serta pembangunan Danau Kemiri sebagai sumber Air pemadaman kebakaran hutan dan lahan dan ruang terbuka publik.
Lebih lanjut, dampak keseluruhan dari program Pendekar Dewa terhadap lingkungan adalah pengurangan 5,67 ton CO2-eq emisi transportasi hasil karet (53,09%), penurunan emisi karbon sebesar 0,269 ton Co2-eq per tahun dengan penggunaan solar panel, dan replanting 1.700 pohon karet unggul dengan serapan karbon 0,622 ton CO2.
Lalu dampak terhadap kesejahteraan peningkatan kualitas hidup 28 keluarga melalui MCK berbasis solar panel, penurunan potensi pencurian hasil panen karet sebesar 50%, dan pusat pemenuhan kebutuhan usaha kebun karet dari Koperasi Padetra Artomulyo.
Sedangkan dampak terhadap ekonomi adalah pendapatan wisata Danau Kemiri sebesar Rp 92,4 juta per tahun, pendapatan petani karet 57,6 juta per orang per tahun, 20% kontribusi ke Pendapatan Asli Desa (PAD) setara Rp 18,4 juta per tahun. Sementara dampak terhadap masyarakat yakni 7.204 orang penerima manfaat tidak langsung, 301 orang penerima manfaat langsung, dan menjadi stasiun lateks pertama di kabupaten Muara Enim.
Di samping itu, program tersebut PT Perusahaan Gas Negara Tbk Stasiun Pagardewa meraih penghargaan Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan (PROPER) 2025 dari Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) dengan peringkat Emas. Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas komitmen perusahaan dalam pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan.
Adapun penghargaan ini diserahkan langsung oleh Menteri Lingkungan Hidup (BPLH)/Kepala Badan Pengelola Lingkungan Hidup (BPLH) Hanif Faisol Nurofiq dalam agenda Anugerah Lingkungan PROPER di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, Selasa (7/4/2026).
"Paling tidak ada 74 ribu unit dunia usaha yang mempunyai dokumen Upaya Pengelolaan Lingkungan dan Upaya Pemantauan Lingkungan (UKL-UPL) dan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL). Ini kewajiban untuk kita awasi rutin enam bulanan," ungkap dia.
Sebagai informasi, penghargaan PROPER rutin digelar sebagai upaya untuk meningkatkan ketaatan perusahaan terhadap peraturan lingkungan hidup. Penghargaan tersebut diberikan dengan menggunakan sejumlah parameter. PROPER merupakan program pengungkapan publik untuk penilaian lingkungan hidup.
Â
Â
(rah/rah) Addsource on Google [Gambas:Video CNBC]