MARKET DATA
Internasional

Awas! Virus Baru Guncang Dunia, Menyebar di Kapal Pesiar

tfa,  CNBC Indonesia
04 May 2026 06:50
Kapal pesiar MV Hondius. (Dok. Cruise Mapper)
Foto: Kapal pesiar MV Hondius. (Dok. Cruise Mapper)

Jakarta, CNBC Indonesia - Wabah virus baru kembali memicu kekhawatiran global. Kali ini, dugaan penyebaran hantavirus terjadi di sebuah kapal pesiar yang berlayar di Samudra Atlantik, menewaskan tiga penumpang dan membuat sejumlah lainnya jatuh sakit.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) melaporkan satu kasus hantavirus telah terkonfirmasi, dengan lima kasus lain masih dalam tahap dugaan. Virus ini diketahui dapat menyebabkan gangguan pernapasan serius dan dalam kasus langka bisa menular antar manusia.

Insiden ini terjadi di kapal pesiar MV Hondius yang tengah berlayar dari Argentina menuju Tanjung Verde. Kapal tersebut dilaporkan berada di lepas pantai Praia, ibu kota Tanjung Verde, pada Minggu malam.

Korban tewas terdiri dari pasangan suami istri asal Belanda berusia 70 dan 69 tahun, serta satu korban lain yang belum diidentifikasi. Otoritas kesehatan Afrika Selatan menyebut sang suami meninggal di Pulau Saint Helena setelah jatuh sakit di kapal, sementara istrinya meninggal di rumah sakit di Kempton Park.

Sementara itu, seorang pria asal Inggris berusia 69 tahun yang juga terinfeksi telah dilarikan ke fasilitas kesehatan di Johannesburg dan dinyatakan positif hantavirus.

WHO menyatakan tengah memfasilitasi koordinasi antara otoritas nasional dan operator kapal untuk proses evakuasi medis.

"Kami memfasilitasi koordinasi untuk memastikan evakuasi medis dapat dilakukan," tulis WHO dalam keterangannya, seperti dikutip Guardian, Senin (4/5/2026).

Kapal tersebut dioperasikan oleh Oceanwide Expeditions. Pihak operator mengungkapkan dua penumpang lain saat ini membutuhkan penanganan medis segera, namun terkendala izin dari otoritas setempat untuk proses evakuasi.

"Prioritas kami adalah memastikan dua individu yang menunjukkan gejala mendapatkan perawatan medis yang cepat dan memadai," ujar juru bicara perusahaan.

Ia menambahkan, pihaknya terus berkoordinasi dengan otoritas kesehatan lokal terkait proses penurunan penumpang dan pemeriksaan seluruh orang di kapal.

Otoritas Inggris juga menyatakan tengah memantau situasi tersebut. "Kami memantau dengan cermat laporan wabah potensial ini dan siap memberikan dukungan kepada warga negara Inggris jika diperlukan," kata Kantor Luar Negeri Inggris.

Hantavirus sendiri umumnya menyebar melalui kontak dengan urin atau kotoran hewan pengerat yang terinfeksi. Meski jarang, penularan antar manusia bisa terjadi dan berpotensi memicu penyakit pernapasan berat.

(tfa/tfa) Add logo_svg as a preferred
source on Google
[Gambas:Video CNBC]
Next Article RI Larang Masuk Daging Babi Impor dari Spanyol, Ada Apa?


Most Popular
Features