Internasional

Bus Jemaah Haji Asal RI Kecelakaan di Arab Saudi, Kemlu Buka Suara

tfa, CNBC Indonesia
Rabu, 29/04/2026 15:07 WIB
Foto: Umat Muslim mengelilingi Ka'bah dan berdoa di Masjidil Haram di kota suci Mekkah, Arab Saudi, Jumat (1/7/2022). Arab Saudi kembali mengizinkan jamaah haji luar negeri untuk beribadah ke negara mereka pada musim haji tahun ini usai 2 tahun terganggu covid. (REUTERS/Mohammed Salem)

Jakarta, CNBC Indonesia - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI melalui Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Jeddah tengah menangani kecelakaan lalu lintas yang melibatkan rombongan Jemaah Haji Indonesia (JHI) di Arab Saudi.

Direktur Perlindungan WNI Kemlu RI, Heni Hamidah, mengatakan insiden terjadi pada Selasa, (28/4/2026) saat dua bus JHI, yakni Kloter SUB-2 dan Kloter JKS-1, dalam perjalanan kembali dari kegiatan city tour Jabal Magnet.

"Kementerian Luar Negeri RI melalui KJRI Jeddah tengah menangani kasus kecelakaan lalu lintas yang dialami kelompok Jemaah Haji Indonesia pada 28 April 2026 di Arab Saudi," ujar Heni dalam keterangannya, dikutip Rabu (29/4/2026).


Ia memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, tercatat 10 orang mengalami luka.

"Berdasarkan informasi yang diterima, tidak terdapat korban jiwa dalam kejadian tersebut," jelasnya.

Rinciannya, tujuh jemaah dari Kloter JKS-1 mengalami luka ringan dan telah mendapat penanganan medis. Seluruhnya kini sudah kembali ke Hotel Andalus Golden.

Sementara itu, tiga korban lainnya berasal dari Kloter SUB-2. Dua diantaranya telah diperbolehkan kembali setelah menjalani perawatan, sedangkan satu jemaah berusia 60 tahun masih dalam observasi medis di RS Al-Hayyat Quba.

"KJRI Jeddah terus memantau kondisi para korban dan berkoordinasi dengan otoritas setempat, penyelenggara perjalanan, serta pihak-pihak terkait guna memastikan seluruh jemaah memperoleh penanganan dan pendampingan yang diperlukan," kata Heni.


(tfa/luc) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:

Video: Para Pemimpin Negara Teluk Bertemu di Arab Saudi Bahas Perang