6 Photos
Potret Terkini Kecelakaan Kereta Bekasi Timur, Bangkai KRL Ditutup
Kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Bekasi Timur tewaskan 15 orang. Bangkai kereta dan serpihan masih tercecer di sekitar rel.
Bangkai rangkaian Commuter Line ditutup kain terpal masih berada di lokasi kejadian di Stasiun Bekasi Timur, Jawa Barat, Rabu (29/4/2026), dua hari setelah kecelakaan dengan KA Argo Bromo Anggrek. (REUTERS/Willy Kurniawan)
Di sekitar rel, terlihat pintu KRL tergeletak di antara serpihan material yang berserakan. (REUTERS/Willy Kurniawan)
Di sepanjang jalur, bercampur dengan berbagai komponen kereta yang terlepas akibat benturan. Jumlah korban tewas dalam kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek yang menabrak KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur kembali bertambah menjadi 15 orang hingga Selasa. Angka tersebut meningkat dari laporan sebelumnya yang mencatat 14 korban meninggal dunia. (REUTERS/Willy Kurniawan)
Kepala Bidang Dokkes Polda Metro Jaya Kombes Martinus Ginting membenarkan penambahan jumlah korban tersebut. Ia menyampaikan bahwa data terbaru menunjukkan total korban meninggal dunia kini mencapai 15 orang, sementara rincian korban luka belum diperbarui. (REUTERS/Willy Kurniawan)
Kecelakaan maut tersebut terjadi pada Senin malam, bermula dari sebuah taksi yang tertemper KRL di perlintasan dekat Stasiun Bekasi Timur sehingga membuat KRL tertahan. Dalam waktu bersamaan, KA Argo Bromo Anggrek yang melaju dari belakang tidak dapat menghindar dan menabrak rangkaian KRL. Sebelumnya, data pada selasa pukul 08.45 WIB mencatat 14 orang meninggal dunia dan 84 orang mengalami luka-luka. (REUTERS/Willy Kurniawan)
source on Google