100% Korban Tabrakan KA Argo Bromo Vs KRL yang Dievakuasi Perempuan

Chandra Dwi Pranata, CNBC Indonesia
Selasa, 28/04/2026 12:19 WIB
Foto: Petugas gabungan mengevakuasi puing-puing di lokasi kecelakaan kereta api di Stasiun Bekasi Timur, Jawa Barat, Selasa, (28/4/2026). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Bekasi, CNBC Indonesia - Proses evakuasi penumpang KRL Commuter Line lintas Kampung Bandan-Cikarang yang tertabrak KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur telah selesai dilakukan. Kepala Basarnas Mohamad Syafii mengatakan proses evakuasi korban yang merupakan penumpang KRL di Bekasi Timur sudah selesai pukul 08:00 WIB. Setelah itu, tidak ada lagi korban yang ditemukan kembali dan seluruh korban telah dibawa ke rumah sakit.

"Alhamdulillah atas kerjasama dari seluruh unsur bahwa operasi SAR bisa kita laksanakan sesuai dengan yang kita harapkan. Tadi pagi sekitar pukul 08.00 WIB sudah selesai evakuasi korban," Syafii di Stasiun Bekasi Timur, Selasa (28/4/2026).

Syafii menambahkan korban kecelakaan tersebut mayoritas berkelamin perempuan. Hal ini wajar karena gerbong yang tertabrak merupakan gerbong khusus wanita. Syafii juga menegaskan korban merupakan wanita dewasa dan tidak ada anak-anak yang ditemukan


"Yang kita evakuasi semuanya perempuan, 100% perempuan, dan saya melihatnya tidak ada anak-anak, semuanya sudah masuk kategori dewasa," lanjutnya.

Total korban kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur adalah 14 orang meninggal dunia dan 84 korban luka.

Penanganan korban dilakukan di sejumlah fasilitas kesehatan, antara lain RSUD Bekasi, RS Bella Bekasi, RS Primaya, RS Mitra Plumbon Cibitung, RS Bakti Kartini, RS Siloam Bekasi Timur, RS Hermina, serta RS Mitra Keluarga Bekasi Timur dan Barat.


(chd/wur) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:

Video: KA Argo Bromo Tabrak KRL: 14 Orang Meninggal, 84 Warga Terluka