MARKET DATA

Menhub Akan Panggil Taksi Green SM Imbas Tabrakan KA Argo Bromo Vs KRL

Chandra Dwi Pranata,  CNBC Indonesia
28 April 2026 11:54
Kereta Krl melintas disamping taksi Green SM yang tertabrak KRL di perlintasan kereta Jalan Ampera, Bekasi, Selasa (28/4/2026). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)
Foto: Kereta Krl melintas disamping taksi Green SM yang tertabrak KRL di perlintasan kereta Jalan Ampera, Bekasi, Selasa (28/4/2026). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi akan memanggil operator taksi Green SM yang menimbulkan kecelakaan kereta api di Stasiun Bekasi Timur.

Dudy sudah memerintahkan Direktur Jenderal Perhubungan Darat (Hubdat) Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Aan Suhanan untuk menemui pihak Green SM. Menurut Dudy, pertemuan yang dijadwalkan berlangsung hari ini akan membahas soal evaluasi.

"Saya sudah minta Dirjen Perhubungan Darat untuk bertemu dengan pengelola taksi hijau tersebut untuk melakukan evaluasi. Mudah-mudahan tadi kalo jadi hari ini mestinya," kata Dudy di Stasiun Bekasi Timur, Selasa (28/4/2026).

Ia menambahkan setiap terjadinya kecelakaan, perlu adanya evaluasi sehingga kejadian serupa tidak terulang kembali di kemudian hari.

"Setiap terjadinya kecelakaan itu pasti akan kami lakukan evaluasi, sehingga harapannya bahwa kita belajar dari apa yang terjadi dan kita memperbaiki ke depannya," terangnya.

Kereta Krl melintas disamping taksi Green SM yang tertabrak KRL di perlintasan kereta Jalan Ampera, Bekasi, Selasa (28/4/2026). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)Foto: Kereta Krl melintas disamping taksi Green SM yang tertabrak KRL di perlintasan kereta Jalan Ampera, Bekasi, Selasa (28/4/2026). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Sebelumnya, Green SM Indonesia buka suara terkait insiden tersebut. Dalam unggahan di akun Instagram Green SM Indonesia, perusahaan menyebut menaruh perhatian penuh atas insiden tersebut dan sudah memberikan keterangan terhadap pihak berwenang untuk mendukung proses investigasi yang berlangsung.

"Green SM Indonesia menaruh perhatian penuh pada terjadinya insiden di area perlintasan dekat Stasiun Bekasi Timur pada 27 April 2026, yang melibatkan satu kendaraan Green SM dan kereta yang melintas," tulis Green SM Indonesia.

Green SM Indonesia mengklaim telah menyampaikan informasi yang relevan kepada pihak berwenang serta mendukung penuh proses investigasi yang sedang berlangsung.

"Keselamatan tetap menjadi prioritas utama kami. Kami berkomitmen untuk menjaga standar keselamatan yang tinggi melalui sistem operasional, pengawasan, serta peningkatan layanan secara berkelanjutan" tulis Green SM Indonesia.

"Kami akan terus menyampaikan perkembangan terbaru seiring dengan tersedianya informasi yang telah terverifikasi."

(chd/wur) Add logo_svg as a preferred
source on Google
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Aliran Listrik Jalur Bekasi Timur-Cibitung Dimatikan Imbas Tabrakan KA


Most Popular
Features