Tantang Raksasa AS BlackRock & Fidelity, Purbaya Bawa-bawa China!
Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengaku banyak investor global yang masih berbondong-bondong ingin masuk ke Indonesia, terutama ke pasar obligasi.
Saat menghadiri Spring Meetings IMF-World Bank pekan lalu di Washington DC, Amerika Serikat, investor global seperti BlackRock dan Fidelity bahkan bertanya kepadanya seberapa banyak RI akan menerbitkan surat utang pada tahun ini, supaya mereka bisa serap.
"Jadi bahkan investor yang besar itu, BlackRock sama Fidelity bertanya mau issue berapa tahun ini? Pak Suminto (Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko) bilang sekian, sekian, sekian," kata Purbaya dalam acara Simposium PT SMI 2026 di Jakarta, Rabu (22/4/2026).
Namun, Purbaya mengklaim, tak hanya menawarkan besaran obligasi yang diterbitkan pemerintah saja ke BlackRock dan Fidelty, melainkan menantang mereka untuk berani atau tidak menyerap surat utang RI dengan imbal hasil atau yield yang murah.
Sebab, China saja kata dia menyanggupi borong surat utang pemerintah dengan yield yang hanya sebesar 2,3%.
Sebagai informasi, yield SBN pemerintah tenor 10 tahun yang menjadi acuan saat ini berada di kisaran 6,58%. Terus turun dari posisi Maret 2026 yang berada di kisaran 6,9%.
"Saya pancing juga mereka. Selain itu, kami akan diversifikasi ke negara lain, termasuk China, China mau beli bond kita dengan bunga hanya 2,3%," papar Purbaya.
Ketertarikan investor global untuk masuk ke pasar obligasi ini menurut Purbaya menjadi bukti jelas bahwa pihak asing percaya bahwa pemerintah Indonesia mampu mengelola APBN dan ekonomi semakin baik ke depan.
Ia percaya diri, setelah angka pertumbuhan ekonomi Kuartal I-2026 diumumkan BPS, nantinya para investor global itu akan segera masuk ke Indonesia. Sebagaimana diketahui, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal IV-2026 sebesar 5,39%.
"Jadi enggak usah takut. Asing, melihat fondasi kita kuat, dan mereka akan masuk ke kita bisa secara normal atau mungkin secara besar-besaran. Setelah angka kuartal I-2026 keluar mungkin mereka akan lebih yakin kita berada di jalan yang benar," papar Purbaya.
(arj/haa) Add
source on Google