MARKET DATA
Internasional

Siaga Perang Baru, Rusia Warning 4 Negara NATO

sef,  CNBC Indonesia
17 April 2026 09:00
Bendera nasional Rusia terlihat diturunkan di markas Duma Negara, majelis rendah parlemen, pada hari berkabung, yang diumumkan menyusul penembakan mematikan di gedung konser Balai Kota Crocus, di Moskow, Rusia 24 Maret 2024.  (REUTERS/Shamil Zhumatov)
Foto: Bendera nasional Rusia (REUTERS/Shamil Zhumatov)

Jakarta, CNBC Indonesia - Ketegangan kembali di Eropa usai konflik Timur Tengah sedikit mereda. Terbaru, Rusia dilaporkan memperingatkan empat negara Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO).

Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Rusia, Sergey Shoigu, mengancam akan membalas Finlandia, Lithuania, Latvia dan Estonia jika mengizinkan Ukraina melewati wilayah udara mereka. Rusia, tegasnya tak takut untuk membalas.

"Baru-baru ini, terjadi peningkatan serangan drone Ukraina terhadap Rusia melalui Finlandia, Lithuania, Latvia, dan Estonia," kata Shoigu kepada wartawan, dimuat pula oleh laman RT, Jumat (17/4/2026).

"Akibatnya, warga sipil menderita dan kerusakan signifikan terjadi pada infrastruktur sipil," tegasnya.

"Entah pertahanan udara Barat terbukti tidak efektif, atau keempat negara ini dengan sengaja menyediakan wilayah udara mereka, sehingga menjadi kaki tangan terbuka dalam agresi terhadap Rusia," tambahnya.

Menurutnya, Moskow memiliki hak untuk membela diri sebagai tanggapan terhadap "serangan bersenjata". Ini diatur berdasarkan Pasal 51 Piagam PBB.

Dalam beberapa pekan terakhir, Ukraina telah mengintensifkan serangan pesawat tak berawak terhadap Rusia. Militer secara teratur melaporkan ratusan UAV ditembak jatuh dalam satu malam.

Akhir bulan lalu, Ukraina menyerang pelabuhan Laut Baltik Rusia di Ust-Luga dan Primorsk dengan sejumlah besar UAV. Serangan tersebut mengakibatkan kebakaran di kedua kota tersebut, yang memiliki infrastruktur petrokimia yang luas.

Sementara itu, ajudan Kremlin Nikolay Patrushev mengatakan dia percaya bahwa Finlandia dan negara-negara Baltik terlibat. Penyediaan wilayah udara nasional untuk serangan pesawat tak berawak Ukraina akan "menandakan partisipasi langsung NATO" dalam serangan terhadap Rusia.

Beberapa pesawat tak berawak Ukraina juga telah menyerang wilayah Finlandia dan tiga negara Baltik sejak awal Maret. Meskipun demikian, keempat negara tersebut menghindari kecaman langsung terhadap Kyiv karena melanggar wilayah udara mereka.

Sementara itu mengutip AFP, Rusia juga melakukan serangan besar-besaran dengan drone dan rudal ke berbagai kota di Ukraina Kamis. Setidaknya 19 orang dilaporkan tewas.

Wartawan AFP mendengar suara ledakan keras bergema di atas ibu kota pada malam hari dan melihat kepulan asap hitam besar membubung di atas pusat Kyiv saat fajar. Lebih dari 100 orang terluka dalam serangan yang menghancurkan gedung-gedung apartemen di tengah malam.

"Dampaknya terjadi seketika. Saya mendengar teriakan, dan kami berlari cepat. Saya mencoba melompat keluar dari apartemen untuk menyelamatkan diri," kata seorang wanita bernama Tetiana di Odesa, kota yang paling parah terkena dampak, pada laman Prancis tersebut.

Perang Rusia Ukraina sudah terjadi selama 4 tahun. Perang pecah antara dua negara bekas Uni Soviet itu dari 2022.

(sef/sef) Add as a preferred
source on Google
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Warning Perang Rusia-NATO Pecah 2028, Putin Bereaksi


Most Popular
Features