Datangi Kantor Bulog, Amran Tiba-Tiba Minta Maaf, Ada Apa?

Martyasari Rizky, CNBC Indonesia
Senin, 13/04/2026 16:48 WIB
Foto: Foto kolase Menteri Pertanian/Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Amran Sulaiman dan Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani. (CNBC Indonesia/Martyasari Rizky)

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman mendatangi kantor Perum Bulog siang ini, Senin (13/4/2026). Kedatangannya bukan untuk menegur atau memberi arahan keras, melainkan menyampaikan apresiasi sekaligus permohonan maaf kepada jajaran Bulog.

Ditemui usai rapat, Amran mengatakan kunjungannya berkaitan dengan capaian stok pangan nasional yang dinilai sangat positif. Ia menyebut stok Bulog saat ini telah mencapai 4,7 juta ton.

"Oh, ini ke Bulog cuma datang berterima kasih. Ini capaian hari ini, stok Bulog itu 4,7 juta ton. Ini sangat bagus. Saya hanya datang berterima kasih dan minta maaf. Nah, itu kami mengapresiasi dan meminta maaf," kata Amran saat ditemui di Kantor Pusat Bulog, Jakarta.


Amran mengatakan, langkah tersebut dilakukannya semata untuk kepentingan negara, bukan pribadi.

"Aku lakukan itu demi negara, bukan kepentingan pribadi. Sekali lagi, saya datang minta maaf," ujarnya.

Bos Bulog Angkat Bicara Kasih Penjelasan

Dalam kesempatan itu, Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani menjelaskan, permintaan maaf Mentan Amran erat kaitannya dengan intensitas kerja tinggi yang tengah dijalani pegawai Bulog, dalam mengejar target swasembada pangan nasional.

"Beliau ke sini itu (bentuk) sayangnya Pak Mentan kepada Bulog. Jadi Pak Mentan karena sayang sama Bulog, beliau hadir di sini," kata Rizal saat konferensi pers di kantornya.

Ia juga mengungkapkan, kunjungan tersebut sekaligus bagian dari rapat evaluasi antara Bulog dan pemerintah.

"Karena kebetulan juga kami undang beliau, untuk mendapatkan (dan) kami laporan. Kan namanya rapat evaluasi.. Beliau selaku kepala Bapanas juga kan, sebagai pengendali kami. Oleh karena itu kami harus laporan ke beliau," jelasnya.

Lebih lanjut, Rizal menyebut permintaan maaf Amran terkait beban kerja yang meningkat drastis, hingga hampir tidak ada hari libur bagi pegawai Bulog.

"Jadi sekalian. Intinya beliau menyampaikan permohonan maaf, karena kerjanya Bulog itu sekarang tanggalannya warna hitam semua. Jadi semuanya tidak ada tanggal yang merah. Jadi tanggalnya hitam semua," kata Rizal.

Menurutnya, kondisi tersebut membuat banyak pegawai harus mengorbankan waktu bersama keluarga demi menjalankan tugas negara.

"Tadi disampaikan permohonan maafnya maksudnya seperti itu. Karena apa? Menyita waktu para karyawan Bulog. Yang seyogyanya biasanya Sabtu Minggu harus dengan keluarga, (kini) sebagian waktunya diambil untuk dinas, untuk mengabdi kepada bangsa dan negara, untuk melakukan penyerapan, ataupun packaging dan lain sebagainya. Guna mencapai sasaran target yang telah ditentukan," terang dia.

Meski demikian, ia menegaskan kerja keras tersebut membuahkan hasil sesuai target pemerintah.

"Syukur Alhamdulillah berkat kerja keras, kerja bersama, solidaritas jajaran Bulog. Bisa terwujud capaian yang diharapkan dari pemerintah. Baik tahun lalu maupun harapannya tahun depan," pungkasnya.

Foto: Menteri Pertanian/Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Amran Sulaiman saat ditemui di Kantor Pusat Perum Bulog, Jakarta, Senin (13/4/2026). (CNBC Indonesia/Martyasari Rizky)
Menteri Pertanian/Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Amran Sulaiman saat ditemui di Kantor Pusat Perum Bulog, Jakarta, Senin (13/4/2026). (CNBC Indonesia/Martyasari Rizky)


(dce) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:

Video: Amankan Pupuk,Kementan Tak Ambil Bahan Baku dari Wilayah Perang