MARKET DATA
Internasional

Hyundai Recall Ratusan Ribu Mobil Terkait 2 Isu Keselamatan

Thea Fathanah Arbar,  CNBC Indonesia
10 April 2026 16:55
Hyundai. (REUTERS/Andrew Kelly/File Photo)
Foto: Hyundai. (REUTERS/Andrew Kelly/File Photo)

Jakarta, CNBC Indonesia - Produsen otomotif asal Korea Selatan, Hyundai Motor Company, kembali melakukan penarikan kembali (recall) kendaraan dalam skala besar di sejumlah negara. Penarikan ini dilakukan akibat potensi risiko keselamatan, mulai dari kebakaran baterai hingga cacat sabuk pengaman.

Di Australia, Hyundai menarik hampir 5.000 kendaraan listrik (electric vehicle atau EV) menyusul temuan kesalahan pada perangkat lunak sistem manajemen baterai. Masalah ini berpotensi memicu korsleting listrik saat kendaraan sedang diisi daya atau bahkan saat diparkir.

Penarikan ini mencakup model Hyundai Kona EV produksi 2018-2023 dan Hyundai Ioniq EV produksi 2018-2022. Berdasarkan pengumuman otoritas transportasi setempat, sebanyak 3.478 unit Kona EV dan 1.402 unit Ioniq EV terdampak.

"Masalah perangkat lunak dalam Sistem Manajemen Baterai dapat menyebabkan korsleting listrik saat pengisian daya atau parkir, yang mengakibatkan kebakaran kendaraan," demikian pernyataan resmi otoritas transportasi federal Australia, seperti dikutip The Guardian, Jumat (10/4/2026).

Otoritas juga memperingatkan bahwa kebakaran kendaraan dapat meningkatkan risiko cedera serius hingga kematian, baik bagi penumpang maupun pengguna jalan lain.

Sebagai tindak lanjut, dealer Hyundai di Australia akan melakukan diagnosis baterai serta pembaruan perangkat lunak atau perbaikan komponen jika diperlukan.

Penarikan di Australia ini merupakan bagian dari langkah global Hyundai yang sebelumnya telah memperingatkan sekitar 104.011 kendaraan di seluruh dunia terkait potensi masalah serupa pada perangkat lunak baterai.

Meski demikian, data dari EV FireSafe mencatat kasus kebakaran kendaraan listrik di Australia relatif terbatas. Sepanjang 2021 hingga Maret 2026, hanya terdapat 13 insiden kebakaran EV, dengan berbagai penyebab mulai dari tabrakan hingga faktor eksternal.

Sementara itu di Amerika Serikat (AS), unit Hyundai Motor America juga mengumumkan penarikan lebih dari 294.000 kendaraan akibat cacat pada komponen sabuk pengaman.

Menurut National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA), cacat tersebut dapat menyebabkan jangkar sabuk pengaman terlepas, sehingga penumpang tidak tertahan dengan baik saat terjadi kecelakaan.

Adapun model yang terdampak meliputi Hyundai Ioniq 6, Genesis G90, serta Hyundai Santa Fe dan Santa Fe Hybrid. Regulator menyatakan dealer akan melakukan pemeriksaan dan memperkuat atau mengganti komponen jangkar sabuk pengaman apabila diperlukan.

Rangkaian penarikan ini menambah daftar panjang evaluasi kualitas pada kendaraan Hyundai dalam beberapa tahun terakhir, termasuk kasus penggantian baterai pada model Ioniq pada 2021 akibat cacat produksi.

 

(luc/luc) [Gambas:Video CNBC]
Next Article Honda Recall 70 Ribu Mobil, Ada Masalah Pada Rem


Most Popular
Features