MARKET DATA
Anugerah Lingkungan PROPER

Kualitas Udara-Air Jabodetabek Buruk, Menteri LH Pelototi Perusahaan

Mentari Puspadini,  CNBC Indonesia
07 April 2026 15:55
Menteri Hanif Faisol Ajak 74 Ribu Perusahaan Tingkatkan Kapasitas Lingkungan
Foto: Menteri Hanif Faisol Ajak 74 Ribu Perusahaan Tingkatkan Kapasitas Lingkungan

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq terus berupaya melakukan pengawasan ketat terhadap berbagai aktivitas usaha yang diduga menjadi penyebab penurunan kualitas udara dan air permukaan khususnya di wilayah Jabodetabek. Menurut dia, kualitas udara di wilayah tersebut menunjukkan tren penurunan.

"Hari ini dan seterusnya kami akan melakukan pengamatan ketat kepada seluruh unit usaha di tanah air yang kemudian berkontribusi pertama menyebabkan turunnya kualitas udara kita terutama daerah-daerah aglomerasi yang cukup berat seperti Jabodetabek. Jabodetabek maka hampir setiap hari kualitas udara semakin menurun, jumlah kualitas udara yang semakin menurun semakin banyak dalam setiap tahunnya, setiap bulannya bahkan setiap minggunya," kata Hanif dalam acara Anugerah Lingkungan PROPER 2025, Selasa (7/4/2026).

Bukan cuma udara, kondisi kualitas air permukaan juga sama. Dia bilang setidaknya 13 sungai utama di wilayah Jabodetabek berada dalam status tercemar sedang hingga berat.

"Kemudian juga kualitas dari air permukaan kita juga tidak terlalu baik hampir seluruh atau 13 sungai utama di Jabodetabek di Jakarta ini dalam kualitas dalam posisi tercemar sedang sampai berat," bebernya.

Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Badan Pengendalian Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq menyampaikan arahan dalam acara Anugrerah Lingkungan Proper di Sasono Langen Budoyo, TMII, Jakarta, Selasa (7/4/2026). (CNBC Indonesia/Tri Susilo)Foto: Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Badan Pengendalian Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq menyampaikan arahan dalam acara Anugrerah Lingkungan Proper di Sasono Langen Budoyo, TMII, Jakarta, Selasa (7/4/2026). (CNBC Indonesia/Tri Susilo)
Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Badan Pengendalian Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq menyampaikan arahan dalam acara Anugrerah Lingkungan Proper di Sasono Langen Budoyo, TMII, Jakarta, Selasa (7/4/2026). (CNBC Indonesia/Tri Susilo)

Bukan hanya itu, turunnya lahan tutupan juga berdampak pada berkurangnya biodiversiti. Oleh karena itu dia meminta seluruh pihak termasuk perusahaan agar menjaga bersama-sama lingkungan. Dia pun mengucapkan terima kasih kepada perusahaan yang telah ikut menjaga lingkungan agar tetap terjaga dan lestari.

"Untuk itu suatu langkah panjang sehingga Bapak-Ibu bisa hadir pada ruangan ini, pada predikat biru tidak kemudian kita gampang sampai pada predikat biru. Sekali lagi kepada teman-teman yang kemudian dilakukan penilaian peringkat pada predikat biru kami mengucapkan terima kasih yang tidak terhingga begitu rinci dari RKL-RPL nya telah mampu Bapak penuhi dan ini tentu berkontribusi cukup serius untuk meningkatkan ketahanan lingkungan kita.

"Kepada teman-teman perusahaan pimpinan perusahaan CEO yang hari ini pada predikat hijau diucapkan terima kasih yang luar biasa dari kami

(ven/wur) [Gambas:Video CNBC]
Next Article Indonesia Darurat Sampah! Rest Area Tol Harus Kelola Sampah Mandiri


Most Popular
Features