MARKET DATA
Internasional

Tetangga RI Mulai Genjot Nuklir, Target 100 GW di 2047

tps,  CNBC Indonesia
07 April 2026 16:00
Pembangkit Nuklir
Foto: Ilustrasi (Reuters)

Jakarta, CNBC Indonesia - India kini semakin dekat untuk memproduksi bahan bakar nuklirnya sendiri setelah reaktor yang dirancang di dalam negeri mulai melakukan reaksi nuklir terkendali pada Selasa (7/4/2026). Pencapaian ini merupakan langkah krusial sebelum fasilitas tersebut dapat mulai menghasilkan tenaga listrik secara penuh untuk kebutuhan nasional.

Negara berpenduduk terbanyak di dunia sekaligus emiten gas rumah kaca terbesar ketiga di dunia ini memiliki rencana ambisius untuk memperluas kapasitas tenaga nuklirnya. Mengutip laporan AFP, India menargetkan lonjakan kapasitas dari delapan gigawatt saat ini menjadi 100 gigawatt pada tahun 2047 mendatang guna memenuhi rasa haus akan energi.

Perdana Menteri India, Narendra Modi, menyatakan bahwa reaktor Prototype Fast Breeder Reactor (PFBR) yang berlokasi di Kalpakkam telah mencapai tahap kritikalitas. Kondisi ini merupakan sebuah fase di mana reaksi berantai nuklir yang berkelanjutan secara mandiri mulai beroperasi.

"Hari ini, India mengambil langkah yang menentukan dalam perjalanan nuklir sipilnya, memajukan tahap kedua dari program nuklirnya," ujar Narendra Modi dalam sebuah pernyataan resmi pada Senin malam.

Reaktor canggih ini memiliki keunggulan unik karena mampu menghasilkan lebih banyak bahan bakar daripada yang ia konsumsi selama proses operasionalnya. Menurut Modi, keberhasilan teknologi ini mencerminkan kedalaman kemampuan ilmiah dan kekuatan perusahaan teknik di India.

"Reaktor canggih ini, yang mampu menghasilkan lebih banyak bahan bakar daripada yang dikonsumsinya, mencerminkan kedalaman kemampuan ilmiah kita dan kekuatan perusahaan teknik kita," lanjut Modi.

Lebih lanjut, pemimpin India tersebut menegaskan bahwa pengembangan ini merupakan sebuah tonggak besar bagi kedaulatan energi negara tersebut di masa depan. Ia menyebut hal ini sebagai langkah penting untuk memanfaatkan cadangan torium milik India yang melimpah sebagai bahan bakar potensial reaktor nuklir.

"Ini adalah langkah menentukan menuju pemanfaatan cadangan torium kita yang luas," tegas Modi.

Meski demikian, reaktor tersebut saat ini belum menghasilkan listrik untuk jaringan publik secara langsung. Proses distribusi energi ke masyarakat baru akan dilakukan pada tahap selanjutnya setelah reaktor bergerak ke operasi daya penuh.

Perkembangan teknologi nuklir India ini mencuat di tengah ketidakpastian energi global, termasuk dampak perang di Timur Tengah yang meningkatkan kekhawatiran atas gangguan pasokan bahan bakar fosil. Meskipun saat ini masih sangat bergantung pada batu bara, India telah berjanji untuk mencapai emisi nol bersih pada tahun 2070.

(tps/sef) [Gambas:Video CNBC]
Next Article Wow! Negara Ini Sahkan RUU Baru, Swasta Bisa Buat PLT Nuklir


Most Popular
Features