MARKET DATA

Plastik Langka dan Harganya Sudah Terbang, Pedagang Ungkap Boroknya

Chandra Dwi Pranata,  CNBC Indonesia
06 April 2026 15:30
Suasana penjualan aneka plastik di Pasar Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin (6/4/2026) yang sedang mengalami kenaikan harga. (CNBC Indonesia/Chandra Dwi)
Foto: Suasana penjualan aneka plastik di Pasar Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin (6/4/2026) yang sedang mengalami kenaikan harga. (CNBC Indonesia/Chandra Dwi)

Jakarta, CNBC Indonesia - Pedagang ungkap penyebab harga plastik masih cukup tinggi di Pasar Kramat Jati, Jakarta Timur pada Senin (6/4/2026). Salah satunya yakni Sardin, di mana kenaikan harga beberapa plastik sudah terjadi sebelum Lebaran 2026, tepatnya sepekan jelang Lebaran.

"Ya sudah mulai mengalami kenaikan seminggu sebelum lebaran, cuma waktu itu, kenaikannya belum besar-besar banget, ya ada naik Rp2.000-Rp5.000," kata Sardin saat ditemui CNBC Indonesia, Senin (6/4/2026).

Namun ketika hari H Lebaran, kenaikannya mulai pesat hingga beberapa produk plastik mengalami kenaikan dua kali lipatnya.

"Sebenarnya pas seminggu sebelum Lebaran, sudah mulai naik, tapi naiknya masih pelan-pelan. Nah pas hari raya-nya, sudah mulai naik gila-gilaan tuh, ada yang bisa naik 2 kali lipat," lanjutnya.

Dua pekan setelah Lebaran, harga plastik pun tak kunjung turun, karena stok dari pabrikan cukup terbatas. Ia mengungkapkan karena bahan plastik yang dijual di Indonesia mayoritas masih impor, sehingga harga masih tak terbendung.

"Dari pabrikan, yang plastik bening sama kresek, enggak banyak dikirimnya alias stok terbatas, mungkin karena mayoritas bahan baku, biji plastiknya kita kan impor, jadi agak susah karena kan lagi perang," lanjutnya.

Suasana penjualan aneka plastik di Pasar Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin (6/4/2026) yang sedang mengalami kenaikan harga. (CNBC Indonesia/Chandra Dwi)Foto: Suasana penjualan aneka plastik di Pasar Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin (6/4/2026) yang sedang mengalami kenaikan harga. (CNBC Indonesia/Chandra Dwi)
Suasana penjualan aneka plastik di Pasar Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin (6/4/2026) yang sedang mengalami kenaikan harga. (CNBC Indonesia/Chandra Dwi)

Senada dengan Sardin, Jamal juga mengungkapkan kenaikan harga plastik sudah terjadi sepekan jelang Lebaran dan kini harganya belum mengalami penurunan.

"Kenaikan harga plastik ya sudah terjadi seminggu lebaran, mungkin juga efek dari perang di Arab sana ya," kata Jamal.

Ia juga mengeluhkan sulitnya mendapat pasokan dari pabrikan, di mana kini jumlahnya terbatas dan harga pun terpaksa dinaikan.

"Dari pabrikan terbatas stoknya, dampaknya ya ke harga, mau enggak mau harus naikin harga," ujarnya.

Dampaknya pun terasa ke pembeli langganannya, di mana yang biasanya mereka membeli dalam jumlah yang banyak, kini jumlahnya pun lebih sedikit.

"Ya karena harga naik, pembeli mau enggak mau kurangi pembelian, yang biasanya bisa 10 pack, sekarang cuma 5 pack," terangnya.

(chd/wur) [Gambas:Video CNBC]
Next Article Harga Bawang Merah-Cabai Merah Ngamuk di Wilayah Ini


Most Popular
Features