Presiden Iran Respons Gencatan Senjata ke Donald Trump
Jakarta, CNBC Indonesia - Iran membantah presidennya meminta gencatan senjata perang dengan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. Seorang juru bicara Presiden Iran Masoud Pezeshkian membantah hal tersebut.
"Posisi Republik Islam Iran mengenai pertahanan nasional atas integritas negara terhadap agresi musuh dan syarat untuk mengakhiri perang yang dipaksakan tidak berubah, dan tidak ada perhatian yang diberikan pada khayalan dan kebohongan para penjahat," kata Seyyed Mehdi Tabatabaei dalam sebuah unggahan di X, dikutip Kamis (2/4/2026).
"Rakyat Iran bertekad, teguh, dan bersatu dalam membela tanah air mereka. Persatuan adalah kunci kemenangan kita," tambah Tabatabaei.
Komentarnya muncul setelah Trump mengatakan dalam sebuah unggahan di Truth Social hari ini bahwa kepemimpinan Iran meminta AS untuk gencatan senjata. Unggahan Trump tidak menyebutkan siapa yang mengajukan tawaran tersebut secara spesifik, tetapi mengatakan bahwa tawaran itu datang dari "Presiden Rezim Baru Iran".
Menurut Trump "sang presiden itu" jauh kurang radikal dan jauh lebih cerdas daripada para pendahulunya". Pezeshkian sendiri telah menjabat sejak tahun 2024.
(sef/sef) Add
source on Google