MARKET DATA

Kementerian PU Disebut Lahan "Basah", Menteri Dody Buka Suara

Redaksi,  CNBC Indonesia
01 April 2026 11:55
Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo. (Tangkapan Layar Ist)
Foto: Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo. (Tangkapan Layar Ist)

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo buka suara terkait anggapan Kementerian PU sebagai "lahan basah" atau memiliki potensi keuntungan finansial ilegal yang besar. Ia mengakui adanya praktik yang mengindikasikan hal tersebut, seiring temuan dugaan "deep state" di internal kementeriannya.

Dody menyebut istilah kementerian "basah" bukan tanpa dasar, melainkan tercermin dari kondisi yang ia temukan sendiri.

"Mungkin kemarin teman dari Garuda TV mengatakan pemerintahan (Kementerian PU) yang basah. Ini buktinya. Nyaman kalau sudah basah kan," kata Dodi, dikutip Rabu (1/4/2026).

Ia menegaskan, praktik tersebut nyata dan menjadi tantangan besar dalam upaya membersihkan kementerian.

"Deep state itu benar-benar ada. Jadi bukannya presiden saya, Prabowo Subianto ngelarang ya.. Saya ini terkena nih sekarang," ujarnya.

Menurutnya, kondisi ini menunjukkan adanya persoalan serius dalam tata kelola internal, yang bahkan bisa menyasar pimpinan kementerian.

Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo. (Tangkapan Layar Ist)Foto: Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo. (Tangkapan Layar Ist)
Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo. (Tangkapan Layar Ist)

"Justru yang diaudit itu Menteri PU. Jadi bukan mengaudit dua Dirjen, enggak. Yang diaudit itu menteri PU gitu loh. Jadi saya bingung, kenapa jadi saya?" ucap dia.

Dody mengungkapkan, indikasi tersebut mulai ia rasakan sejak menerima draft laporan awal yang dinilainya janggal.

"Awal yang saya terima pertama kali itu bentuknya powerpoint. Cuman dua lembar atau tiga lembar itu. Cuman kok saya merasa gak nyaman nih baca powerpointnya itu," jelas Dody.

Kecurigaan itu mendorongnya meminta laporan lengkap, yang kemudian memperkuat dugaan adanya kejanggalan.

"Ya memang banyak keanehan. Menurut saya sih pribadi banyak keanehan. Jadi boleh dibilang, yang diomongin dari awal itu hampir semua gak ada bukti," ujarnya.

Ia juga menyinggung bagaimana praktik di kementerian "basah" kerap berkaitan dengan kepentingan tertentu yang sulit diberantas.

"Kalau sudah kementerian basah, terus ilustrasinya macam-macam gitu," sebut dia.

Meski demikian, Dody menegaskan komitmennya untuk melakukan pembenahan di internal Kementerian PU, meski diakuinya tidak mudah.

"Jadi memang pekerjaan besar, saya pribadi ya, sebagai orang yang diberi kepercayaan dari Pak Presiden untuk bersih-bersih di pemerintahan PU. Dan tantangannya amat-sangat tidak mudah," kata Dody.

Ia menambahkan, keberadaan praktik semacam ini berpotensi mengganggu jalannya pemerintahan dan tujuan pembangunan.

"Deep State itu benar-benar ada. Dan sebenarnya itu memang sangat-sangat merong-rong dan mengganggu stabilitas pemerintahan," pungkasnya.

(tya/wur) Add as a preferred
source on Google
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Sat Set! Menteri PU Percepat Bangun Jalan-Jembatan Permanen di Bireuen


Most Popular
Features