MARKET DATA
Internasional

Perang Iran Minggir, Drone Hantam Rusia

tfa,  CNBC Indonesia
31 March 2026 21:30
Dinas Keamanan Ukraina (SBU) mengklaim menyerang dua kapal tanker armada bayangan Rusia di Laut Hitam, memicu ledakan dekat Bosphorus. Ukraina desak tindakan global atas pendanaan perang Moskow. (Tangkapan Layar Video Reuters/SECURITY SERVICE OF UKRAINE)
Foto: Ilustrasi (Tangkapan Layar Video Reuters/SECURITY SERVICE OF UKRAINE)

Jakarta, CNBC Indonesia - Serangan pesawat tak berawak (drone) menghantam pelabuhan Baltik Rusia, Ust-Luga, Selasa (31/3/2026). Ini merupakan ketiga kalinya terjadi dalam seminggu terakhir.

"Pertahanan udara Rusia menembak jatuh 38 pesawat tak berawak semalam di wilayah Leningrad barat laut," kata Gubernur Alexander Drozdenko, dikutip AFP.

"Ada kerusakan di pelabuhan Ust-Luga," ujarnya menambahkan tiga orang, termasuk dua anak, terluka dalam serangan semalam.

Pelabuhan di Teluk Finlandia ini merupakan pusat utama ekspor pupuk, minyak, dan batu bara Rusia. Serangan diyakini terkait perang Rusia dengan Ukraina.

Ukraina telah meningkatkan serangan balasan terhadap infrastruktur Rusia termasuk kilang minyak, depot minyak, dan pelabuhan dengan mengatakan bahwa serangan tersebut dibenarkan sebagai bagian dari upaya untuk memangkas pendapatan yang mendanai serangan Rusia. Otoritas Rusia mengatakan pada hari Rabu dan Minggu bahwa serangan pesawat tak berawak Ukraina telah menyebabkan kebakaran di pelabuhan.

Sebenarnya perundingan antara Moskow dan Kyiv tengah dimediasi oleh Amerika Serikat (AS), guna mengakhiri perang empat tahun. Namun negosiasi terhambat oleh pertempuran di Timur Tengah.

(sef/sef) Add as a preferred
source on Google
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Boom! Ukraina Tembak 215 Drone ke Rusia, Negara Darurat


Most Popular
Features