MARKET DATA
Internasional

Putin Ngamuk, Rusia Tembak 5.134 Drone ke Ukraina

tps,  CNBC Indonesia
01 January 2026 21:30
Serangan udara Rusia menyebabkan pemadaman listrik meluas di kota pelabuhan Odesa, Ukraina. (via REUTERS/STATE EMERGENCY SERVICE OF UKRAI)
Foto: Ilustrasi serangan Rusia ke Ukraina. (via REUTERS/STATE EMERGENCY SERVICE OF UKRAI)

Jakarta, CNBC Indonesia - Analisis terbaru dari data Angkatan Udara Ukraina menunjukkan adanya sedikit penurunan dalam intensitas serangan drone dan rudal Rusia sepanjang Desember 2025. Meski demikian, serangan tersebut tetap berdampak fatal dengan melumpuhkan infrastruktur energi yang memutus aliran listrik bagi ratusan ribu warga.

Berdasarkan data AFP, Kamis (1/6/2025), Rusia meluncurkan sedikitnya 5.134 drone dalam serangan semalam selama bulan terakhir tahun 2025, turun 6% dibandingkan bulan sebelumnya. Sementara volume serangan rudal juga mengalami penurunan lebih signifikan, yakni sebesar 18% pada periode yang sama.

Namun, efektivitas pertahanan udara Ukraina justru sedikit melemah. Data menunjukkan Ukraina hanya mampu menghancurkan 80% dari total ancaman udara di bulan Desember, turun dibandingkan tingkat keberhasilan 82% pada November.

Kondisi ini terjadi di tengah tekanan hebat yang dialami Kyiv, baik dari sisi pemboman udara maupun kekalahan di medan perang darat. Selain itu, proyeksi esklaasi yang memuncak dari pihak Rusia juga mulai muncul tatkala adanya serangan ke rumah pribadi Presiden Rusia Vladimir Putih.

Moskow sendiri tercatat telah meluncurkan drone ke Ukraina setiap malam tanpa henti sejak Mei 2025 lalu. Sejauh ini, upaya diplomatik yang diinisiasi Presiden AS Donald Trump hingga kini belum mampu membuahkan konsesi besar dari Kremlin.

(tps/sef)
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Putin Ngamuk! Rusia Mendadak Hujani Ukraina dengan Ratusan Drone-Rudal


Most Popular
Features