Tok! PM Malaysia Umumkan Pangkas Kuota BBM Subsidi per 1 April 2026

Wilda Asmarini, CNBC Indonesia
Kamis, 26/03/2026 18:45 WIB
Foto: Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim menelfon Presiden Prabowo Subianto bersilaturahmi melalui sambungan telepon dengan para pemimpin negara muslim, Selasa (24/3/2026). (Tangkapan layar instagram @anwaribrahim_my)

Jakarta, CNBC Indonesia - Perdana Menteri Malaysia Datuk Seri Anwar Ibrahim baru saja mengumumkan kebijakan strategis yang diambil Pemerintah Malaysia dalam menghadapi risiko dampak Perang Timur Tengah terhadap pasokan energi di Negeri Jiran ini.

PM Anwar Ibrahim menyebut, pemerintah akan menurunkan kuota BBM Subsidi jenis bensin RON 95 atau Budi95 menjadi 200 liter per bulan mulai 1 April 2026.

Sebelumnya, kuota bensin bersubsidi RON 95 ini ditetapkan sebesar 300 liter per bulan.


Namun demikian, harga bensin bersubsidi RON 95 ini tidak berubah, yakni tetap dibanderol RM 1,99 per liter atau setara Rp 8.423 per liter (asumsi Rp 4.232 per Ringgit Malaysia).

"Semua negara, terutama negara-negara tetangga, menaikkan harga minyak, tetapi Malaysia memutuskan untuk mempertahankan harga minyak Budi95 di RM1,99. Kami tahu bahwa ini telah memberikan banyak manfaat bagi masyarakat dan kami juga harus mengambil beberapa langkah tambahan," ungkap Anwar melalui tayangan yang disiarkan secara daring, dikutip dari the Star, Kamis (26/3/2026).

"Oleh karena itu, kami memeriksa apakah penggunaan Budi95 sudah mencukupi. Kami menemukan bahwa rata-rata penggunaan Budi95 sekitar 100 liter," ujarnya.

"Ini berarti mayoritas masyarakat hanya menggunakan 100 liter per bulan, dan hampir 90% masyarakat menggunakan kurang dari 200 liter per bulan, sehingga tidak terpengaruh," katanya dalam pidato khusus yang disiarkan langsung hari ini.

Menindaklanjuti temuan tersebut, Anwar mengatakan pemerintah akan menyesuaikan persyaratan Budi95 dari 300 liter per bulan menjadi 200 liter per bulan mulai 1 April.

"Langkah ini tentu saja bersifat sementara, menunggu situasi minyak, pasokan minyak, dan ekonomi dunia pulih, tetapi belum ada tanda-tanda pemulihan tersebut," imbuhnya.

"Jadi untuk meringankan beban masyarakat, saya tekankan bahwa Budi95 akan tetap seharga RM1,99 per liter," tegasnya.


(wia) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:

Video: Harga BBM Malaysia Naik Per 26 Maret 2026