Menhub Jelaskan Penyebab Macet Parah Penyeberangan Gilimanuk-Ketapang

Chandra Dwi Pranata, CNBC Indonesia
Rabu, 25/03/2026 17:18 WIB
Foto: Antrean kendaraan pemudik menuju Pelabuhan Gilimanuk, Jembrana, Bali, Minggu (15/3/2026). (Dok. Polda Bali via Detikcom)

Bekasi, CNBC Indonesia - Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi buka suara soal penyebab kemacetan yang sempat terjadi di Pelabuhan Gilimanuk, Bali saat arus mudik Lebaran 2026.

Menhub Dudy menjelaskan penyebab kemacetan penyeberangan Gilimanuk-Ketapang utamanya karena meningkatnya volume kendaraan. Apalagi, arus mudik Lebaran tahun ini juga bersamaan dengan Hari Nyepi 1948.

"Salah satunya disebabkan karena kenaikan volume kendaraan di penyeberangan Gilimanuk-Ketapang," kata Dudy saat ditemui wartawan di Jasa Marga Toll Command Center (JMTC), Rabu (25/3/2026).


Namun, yang menjadi penyebab utama kepadatan penyeberangan Gilimanuk-Ketapang yakni karena masih banyaknya truk bersumbu tiga atau lebih yang beroperasi pada masa mudik Lebaran 2026.

"Kepadatan yang sempat terjadi di Gilimanuk dan Ketapang terjadi karena masih banyaknya kendaraan sumbu 3 yang beroperasi, selain karena meningkatnya volume kendaraan menjelang Lebaran 2026," lanjutnya.

Meski begitu, pihaknya bersama jajaran Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Korlantas Polri, dan pihak-pihak terkait telah melakukan normalisasi dalam kurang dari 24 jam setelah kepadatan terjadi.

"Namun demikian, kami dengan cepat, kurang dari 24 jam, Alhamdulillah bisa menangani kepadatan yang terjadi di Gilimanuk," lanjutnya.

Dalam mengurai kepadatan penyeberangan Gilimanuk-Ketapang, pihaknya sudah menerapkan sejumlah langkah normalisasi, mulai dari mengoperasikan kapal berkapasitas besar, menambah jumlah armada yang beroperasi hingga 35 kapal, mengoptimalkan area buffer zone, serta menerapkan sistem tiba-bongkar-berangkat (TBB) pada 25 kapal guna mempercepat siklus operasional.

Kata dia, evaluasi juga dilakukan agar kejadian serupa tidak terjadi lagi. 

"Tapi itu menjadi bahan evaluasi kami untuk tahun depan apabila dalam pelaksanannya masih ditemukan hal-hal seperti itu," terangnya.

Foto: Mehub Dudy Purwaghandi, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, dan Menko PMK Pratikno saat meninjau Jasa Marga Toll Road Command Center (JMTC) di Jatiasih, Bekasi, Jawa Barat, Rabu (25/3/2026). (CNBC Indonesia/Chandra Dwi Pranata)
Mehub Dudy Purwaghandi, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, dan Menko PMK Pratikno saat meninjau Jasa Marga Toll Road Command Center (JMTC) di Jatiasih, Bekasi, Jawa Barat, Rabu (25/3/2026). (CNBC Indonesia/Chandra Dwi Pranata)


(dce) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:

Video: Kemenhub: 9Ribu Bus Dilarang Beroperasi Selama Mudik Lebaran