Internasional

Perang Arab Kacaukan Dunia, Trump Akhirnya Izinkan Iran Lakukan Ini

Tommy Patrio Sorongan, CNBC Indonesia
Selasa, 17/03/2026 10:00 WIB
Foto: Trump akhirnya memberikan izin ke tanker minyak Iran melintasi Selat Hormuz (REUTERS/Dado Ruvic)

Jakarta, CNBC Indonesia - Pemerintah Amerika Serikat memberikan izin kepada kapal-tanker minyak Iran untuk melintasi Selat Hormuz di tengah tensi panas yang menyelimuti kawasan tersebut. Langkah ini diambil oleh Washington sebagai upaya mendesak untuk menjaga stabilitas pasokan minyak global yang kian terancam.

Menteri Keuangan Amerika Serikat, Scott Bessent, pada Senin, mengungkapkan bahwa keputusan tersebut merupakan realitas yang harus diambil saat ini. Pihaknya sengaja membiarkan aktivitas pengiriman tersebut tetap berjalan demi kepentingan pasar energi dunia.

"Kapal-kapal Iran sudah mulai keluar, dan kami membiarkan hal itu terjadi untuk memasok kebutuhan seluruh dunia," kata Bessent kepada CNBC International, Selasa (17/3/2026).


Lebih lanjut, Bessent menjelaskan bahwa sejumlah kapal tanker yang menyuplai kebutuhan energi untuk India telah berhasil melakukan penyeberangan di jalur vital tersebut. Selain itu, otoritas Amerika Serikat juga meyakini bahwa beberapa kapal milik China telah mendapatkan akses untuk melintasi wilayah yang sedang diawasi ketat tersebut.

Bessent menyatakan bahwa pemerintah memperkirakan lalu lintas kapal tanker di sepanjang selat akan terus mengalami peningkatan dalam waktu dekat. Hal ini diprediksi terjadi sesaat sebelum Angkatan Laut Amerika Serikat beserta pasukan sekutu mulai melakukan pengawalan resmi terhadap kapal-kapal komersial di perairan tersebut.

"Pemerintah memperkirakan lalu lintas tanker melalui selat tersebut akan meningkat lebih jauh sebelum Angkatan Laut AS dan pasukan sekutu mulai mengawal kapal komersial melalui jalur air tersebut," ujar Bessent.

Kondisi di Selat Hormuz sendiri sebenarnya telah tertutup secara efektif bagi pelayaran komersial reguler sejak awal Maret lalu. Penutupan ini dipicu oleh serangan balasan yang diluncurkan Iran sebagai respons atas serangan berkelanjutan yang dilakukan oleh pihak Amerika Serikat dan Israel.

Sebagai informasi, Selat Hormuz merupakan urat nadi energi dunia di mana sekitar 20 juta barel minyak melintas setiap harinya. Gangguan yang terjadi di wilayah ini telah memicu lonjakan harga minyak mentah global secara signifikan, yang pada gilirannya menimbulkan kekhawatiran serius terhadap krisis pasokan energi hingga melambungnya harga pangan dunia.


(tps/sef) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:

Video: Harga Minyak Melunak Tapi Tekanan Global Masih Kuat