MARKET DATA

KemenPANRB: Rekrutmen PPPK Bukan Cuma Buat BGN, Tapi K/L Baru

Arrijal Rachman ,  CNBC Indonesia
13 March 2026 11:00
Dialog Shinta Zahara dengan Deputi Bidang SDM Aparatur Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB), Aba Subagja dalam Nation Hub, CNBC Indonesia Rabu, (12/3/2026). (Tangkapan layar CNBC Indonesia TV)
Foto: (Tangkapan layar CNBC Indonesia TV)

Jakarta, CNBC Indonesia - Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) mengungkapkan pemerintah membuka proses pengadaan aparatur sipil negara (ASN) di kementerian atau lembaga baru yang dibentuk untuk memenuhi program prioritas Presiden Prabowo Subianto, seperti Badan Gizi Nasional (BGN) yang menjalankan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

"Jadi ada beberapa lembaga baru, khusus yang menjadi prioritas Pak Presiden, itu harus kita support dari aspek SDM-nya, dan itu memungkinkan," kata Deputi Bidang SDM Aparatur Kementerian PANRB, Aba Subagja dalam program Nation Hub CNBC Indonesia dikutip Jumat (13/03/2026).

Namun, proses pengadaan ASN di K/L yang baru itu tidak akan dilakukan dengan mekanisme rekrutmen serempak, sebagaimana pengadaan calon ASN untuk formasi CPNS pada tahun-tahun sebelumnya. Melainkan, disesuaikan dengan kebutuhan instansi pemerintah yang baru sehingga proses rekrutmennya bisa fleksibel.

Formasi yang proses pengadaannya bisa dilakukan dengan fleksibel untuk ASN kata Aba adalah pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja atau PPPK karena berbasis kontrak dan menjaring tenaga profesional di bidangnya. Makanya, pola rekrutmennya seperti yang akan terjadi di BGN untuk kebutuhan formasi PPPK.

"Kuotanya yang disiapkan pun secara khusus. Jadi artinya kuota secara khusus itu tidak dibuka dengan kementerian-kementerian yang lain, tapi khusus di BGN. Jadi di BGN itu kebetulan ada mereka yang sudah melaksanakan tugas di situ. dan mereka mendapat kesempatan ikut seleksi biasa," tutur Aba.

Skema rekrutmen PPPK di instansi baru seperti BGN itu, menurut Aba, akan menggunakan pola seleksi sebagaimana CASN pada umumnya, mulai dari seleksi administrasi hingga tes menggunakan sistem Computer Assisted Test Badan Kepegawaian Negara atau CAT BKN, yang terdiri dari tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD).

"Kebetulan kan kalau kita mengikuti seleksi itu seluruh warga negara Indonesia memiliki hak yang sama untuk daftar. Cuma masalahnya kalau dipersyaratkan pengalaman, pengalaman saya sesuai atau enggak ketika di MBG. Kalau saya misalnya kualifikasi pendidikannya sesuai atau tidak dan sebagainya," kata Aba.

(arj/haa) Add as a preferred
source on Google
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Cerita Asal Mula Muncul Program MBG, Nanik Deyang Sebut BGN Salah


Most Popular
Features