MARKET DATA
Internasional

18 Update Perang Arab: Ledakan Dahsyat Guncang Teheran, G-7 Darurat

sef,  CNBC Indonesia
10 March 2026 07:00
Asap dan api membubung dari lokasi serangan udara di Bandara Internasional Mehrabad di Teheran, Iran, Sabtu (7/3/2026). dini hari waktu setempat. (ATTA KENARE / AFP)
Foto: Asap tebal memenuhi langit di atas ibu kota Iran saat kilang minyak Shahran di Teheran dilaporkan terkena serangan, Sabtu (7/3/2026). (Tangkapan Layar Video/REUTERS)

8.Korban Tewas Meningkat di Lebanon

Perang tak hanya dilancarkan ke Iran. Israel juga menghantam Lebanon, tempat proksi Iran, Hizbullah. Kementerian Kesehatan Lebanon mengatakan, korban tewas akibat serangan Israel di Lebanon meningkat menjadi 486 orang. Sementara ada 1.313 orang terluka.

9.Hizbullah Janji Balas Israel

Kepala blok parlemen Hizbullah, Mohamed Raad, berjanji untuk terus melawan Israel "apa pun risikonya". Ini dikatakan dalam pernyataan yang disiarkan oleh TV Al-Manar milik Hizbullah.

Raad mengatakan tujuan kelompok tersebut adalah untuk "mengusir musuh dari tanah kami yang diduduki", merujuk Israel. "Terus terang, kami tidak punya pilihan lain untuk menjaga kehormatan, harga diri, dan martabat selain pilihan perlawanan," tegasnya.

10.Iran Peringatkan Selat Hormuz Tak Aman

Kepala keamanan Iran, Ali Larijani, mengatakan keamanan di Selat Hormuz yang strategis, jalur transportasi utama untuk pasokan minyak dan gas global, tidak dapat dipulihkan selama perang masih berlangsung. Bahkan ia berucap jalur itu sudah tak aman.

"Tidak mungkin keamanan dapat dicapai di Selat Hormuz di tengah kobaran api yang dipicu oleh Amerika Serikat dan Israel di kawasan itu," katanya.

11.Operasi Maritim UE ke Timur Tengah

Para pemimpin Uni Eropa mengatakan blok tersebut siap untuk "meningkatkan" operasi maritimnya di Timur Tengah. Ini untuk melindungi jalur pelayaran setelah mengadakan pembicaraan dengan para pemimpin regional.

Presiden Emmanuel Macron mengatakan Prancis dan sekutunya sedang berupaya untuk menyusun misi "murni defensif" untuk membuka kembali Selat Hormuz. Selat Hormuz sendiri menjadi jalur pelayaran vital untuk pasokan bahan bakar dunia, di mana dilewati 20% minyak global dan 25% gas dunia.

12.UEA Kecam Iran

UEA mengecam Iran, menyebut bahwa mereka menjadi sasaran "dengan cara yang sangat tidak beralasan" dalam perang. Negeri itu menekankan bahwa mereka "tidak akan ikut serta dalam serangan apa pun terhadap Iran".

"UEA tidak ingin terlibat dalam konflik atau eskalasi," kata Jamal Al Musharakh, duta besar UEA untuk PBB di Jenewa.

UEA sendiri dikenal sebagai sekutu AS. Negara ini juga membuka hubungan diplomatik dengan Israel.

13.G7 Gelar Pertemuan Darurat

Menteri Keuangan Prancis mengatakan negara-negara G7 akan bertemu Selasa ini untuk membicarakan situasi terkini Timur Tengah. Pertemuan darurat ini, termasuk membahas pembicaraan pelepasan cadangan minyak strategis di tengah krisis.

Negara G-7 sebagian besar terdampak keras karena perang Iran dengan AS-Israel. G-7 terdiri dari AS, Inggris, Italia, Jepang, Jerman, Kanada, dan Prancis, Uni Eropa (Belgia, Belanda, Polandia, Spanyol dan Swedia).

14.Tetangga RI Kirim Pesawat Pengintai ke Arab

Tetangga RI, Australia, akan mengerahkan pesawat pengintai militer jarak jauh ke Teluk untuk melindungi warga sipil. Hal ini dikatakan Perdana Menteri (PM) Anthony Albanese pada hari Selasa.

"Pesawat E-7A Wedgetail dan personel pasukan pertahanan pendukung akan dikirim untuk periode awal empat minggu untuk membantu melindungi dan mengamankan wilayah udara di atas TeluK," kata Albanese dalam konferensi pers.

Australia juga berencana untuk menyediakan rudal udara-ke-udara jarak menengah canggih ke UEA. Ini sebagai tanggapan atas permintaan negeri itu.

15.Jet Tempur Inggris

Jet tempur Inggris juga dilaporkan kini berada di Timur Tengah memulai "serangan udara defensif". Jet akan menghalau rudal Iran ke UEA serta menembak jatuh drone di tempat lain di Teluk di tengah perang yang sedang berlangsung.

"Inggris sekarang melakukan serangan udara defensif untuk mendukung UEA," kata Menteri Pertahanan Inggris John Healey.

16.Paus Sedih Banyak Orang Tak Bersalah Tewas

Paus Leo XIV telah menyatakan kesedihan mendalam atas para korban perang Timur Tengah. Ia menyebutkan banyak orang tak bersalah yang telah meninggal dalam konflik tersebut, termasuk seorang pastor Lebanon.

"Paus Leo XIV menyampaikan kesedihan mendalamnya atas semua korban pemboman baru-baru ini di Timur Tengah, atas banyak orang tak bersalah, termasuk banyak anak-anak," kata juru bicara Vatikan Matteo Bruni.

Paus juga menyebutkan nama Pastor Pierre al-Rai dari Al-Qlayaa. Pastor tersebut meninggal pada hari Senin akibat luka yang diderita dari tembakan tank Israel yang menghantam sebuah rumah di kota Kristen tersebut.

Pekan lalu, menurut pejabat Iran, serangan mematikan terhadap sebuah sekolah dasar di Iran menewaskan sedikitnya 150 orang. AS disebut bertanggung jawab pada serangan itu.

17.Pemerintah Iran Tak Bisa Diubah Hanya dengan Bombardir

Presiden Orancis Emmanuel Macron dari Prancis mengatakan pada hari Senin bahwa perubahan "mendalam" pada kepemimpinan Iran tidak dapat terjadi "hanya melalui pemboman Amerika-Israel". Ia menambahkan bahwa perang di Timur Tengah dapat berlanjut selama "beberapa minggu".

"Saya rasa Anda tidak dapat mencapai perubahan rezim yang mendalam atau perubahan dalam sistem politik hanya melalui pemboman," kata Macron di atas kapal induk Prancis Charles de Gaulle yang saat ini ditempatkan di Mediterania.

"Dalam fase intens ini perang dapat berlangsung beberapa hari, mungkin beberapa minggu," ujarnya.

18.Ukraina Bantu AS-Israel di Perang Iran

Ukraina akan membantu AS dan Israel dalam serangan ke Iran. Mengutip CNBC International, Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengatakan kepada The New York Times bahwa Kyiv telah menyetujui permintaan AS untuk mengirim drone pencegat dan tim ahli drone, khususnya untuk melindungi pangkalan militer Amerika di Yordania.

Ia mengaku antusias menawarkan keahlian dan teknologi canggihnya yang diperoleh dengan susah payah untuk melawan drone Iran, Shahed. Drone tersebut sebelumnya Rusia menyerang Kyiv dalam perang dengan Ukraina.

"Saat perang di Iran meluas melampaui perbatasannya, Ukraina telah mengirimkan drone pencegat dan tim pakar drone untuk melindungi pangkalan militer AS di Yordania," ujar Zelensky.

Dijelaskannya, awalnya AS mengajukan permintaan bantuan pada hari Kamis, dan tim Ukraina berangkat keesokan harinya. Teknologi Ukraina diperkirakan akan segera tiba di Timur Tengah.

"Kami bereaksi segera," jawab Zelensky lagi.

"Saya berkata, ya, tentu saja, kami akan mengirimkan para ahli kami."

(sef/sef) Add as a preferred
source on Google
[Gambas:Video CNBC]




Most Popular
Features