18 Update Perang Arab: Ledakan Dahsyat Guncang Teheran, G-7 Darurat
Jakarta, CNBC Indonesia - Sejumlah update terkini terjadi di perang yang sedang berkecamuk di Timur Tengah. Sebelumnya perang pecah usai Amerika Serikat (AS) dan Israel melancarkan serangan ke Teheran, 28 Februari, dan menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Khamenei, dan kemudian dibalas dengan serangan balik termasuk ke sejumlah pangkalan militer Amerika di negara Arab.
Lalu apa saja updatenya di hari ke-10 perang kemarin hingga Selasa (10/3/2026) pagi ini? Berikut rangkuman CNBC Indonesia:
1.Erdogan Peringatkan Iran
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan tiba-tiba memperingatkan Iran. Ia meminta Teheran tidak mengambil "langkah-langkah provokatif".
Ini terjadi setelah sistem pertahanan NATO mencegat rudal balistik yang menuju Turki yang diluncurkan dari Iran. Hal tersebut merupakan kedua kalinya terjadi.
"Peringatan tulus kami, langkah-langkah yang sangat salah dan provokatif terus dilakukan yang akan membahayakan persahabatan Turki. Kita tidak boleh terlibat dalam perilaku seperti itu," kata Erdogan, dimuat AFP.
"Kegigihan dan keras kepala dalam melakukan kesalahan harus dihindari," tambahnya.
2.NATO Cegat Rudal dari Iran ke Turki
Sistem pertahanan NATO kembali menembak jatuh rudal dari Iran yang menuju ke wilayah udara Turki, Senin. Kementerian Pertahanan Turki mengkonfirmasi hal ini seraya menyebutnya insiden kedua dalam lima hari.
"Sebuah amunisi balistik yang diluncurkan dari Iran dan memasuki wilayah udara Turki dinetralisir oleh aset pertahanan udara dan rudal NATO di Mediterania timur," kata pernyataan itu.
Pangkalan udara Incirlik adalah fasilitas NATO penting yang telah digunakan oleh pasukan AS selama beberapa dekade dan terletak hanya 10 kilometer di luar Adana. Dilaporkan bagaimana beberapa pecahan senjata jatuh di lahan terbuka di daerah Gaziantep, sekitar 200 kilometer (120 mil) sebelah timur Adana, meski tidak menyebabkan korban luka.
3.Putin Telepon Trump
Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa ia telah melakukan percakapan via telepon dengan Presiden Rusia Vladimir Putin. Dilaporkan bagaimana keduanya melakukan percakapan telepon selama satu jam, membahas Iran dan Ukraina.
"Penekanan diberikan pada situasi seputar konflik dengan Iran dan negosiasi bilateral yang sedang berlangsung dengan perwakilan Amerika Serikat untuk menyelesaikan masalah Ukraina," kata penasihat diplomatik Putin, Yuri Ushakov, muat kantor berita Rusia.
Ushakov mengatakan Putin menyerukan penyelesaian politik dan diplomatik yang cepat untuk perang AS-Israel melawan Iran, yang menjadi sekutu utama Rusia. Pemimpin Rusia itu juga memberikan Trump gambaran situasi terkini di Ukraina, di mana pasukan Rusia maju dengan "sangat sukses".
"Percakapan itu serius dan konstruktif," tambahnya.
4.Serangan di Arab Masih Terjadi
Serangan di Arab masih terjadi. Di Bahrain, Selasa pagi, serangan dari Iran menghantam pemukiman di ibu kota Manama, dan menewaskan satu orang.
"Laporan awal menunjukkan satu orang tewas dan beberapa lainnya luka-luka dalam serangan Iran yang terang-terangan menargetkan sebuah bangunan tempat tinggal di ibu kota," kata kementerian tersebut, ditulis AFP.
Di Uni Emirat Arab (UEA), konsulat jenderalnya di Kurdistan Irak menjadi sasaran serangan drone, Selasa pagi. Ini menyebabkan kerusakan tetapi tidak ada korban jiwa.
5.Serangan ke Industri Minyak
Serangan balasan Iran juga dilaporkan menghantam instalasi energi di Teluk. Ini termasuk Komplek minyak, fasilitas Al-Ma'ameer di Bahrain, milik Bapco.
Hal tersebut menyebabkan perusahaannya menyatakan kondisi darurat (force majure). Diketahui, harga minyak juga telah melambung di atas US$100 karena situasi ini Senin kemarin.
6.AS Serang 5.000 Target di Iran
AS menyerang lebih dari 5.000 target selama 10 hari pertama perang Iran. Hal ini diutarakan militer AS, US Central Command (CENTCOM) pada hari Senin.
Di antara target tersebut terdapat lebih dari 50 kapal Iran, yang bertanggung jawab atas pasukan Amerika di wilayah tersebut. Target lainnya termasuk sistem pertahanan udara, lokasi rudal balistik, manufaktur rudal dan drone, dan komunikasi militer.
7.Ledakan Dahsyat Hantam Iran
Ledakan dahsyat disebut mengguncang ibu kota Iran teheran, setelah tengah malam, atau Selasa dini hari waktu setempat. Ledakan terjadi persisi setelah suara jet tempur terdengar, sebagaimana dilaporkan wartawan AFP.
Beberapa jurnalis yang tersebar di seluruh kota melaporkan ledakan tersebut, yang terasa hingga beberapa kilometer jauhnya. Mereka juga melaporkan beberapa ledakan di timur kota tak lama kemudian.
Belum jelas apa yang terkena dampaknya. Namun, tidak lama setelah ledakan, militer Israel mengumumkan bahwa "untuk kedua kalinya hari ini" mereka telah melancarkan "gelombang serangan besar-besaran" di Teheran.
Halaman 2>>> Selat Hormuz sampai G-7
8.Korban Tewas Meningkat di Lebanon
Perang tak hanya dilancarkan ke Iran. Israel juga menghantam Lebanon, tempat proksi Iran, Hizbullah. Kementerian Kesehatan Lebanon mengatakan, korban tewas akibat serangan Israel di Lebanon meningkat menjadi 486 orang. Sementara ada 1.313 orang terluka.
9.Hizbullah Janji Balas Israel
Kepala blok parlemen Hizbullah, Mohamed Raad, berjanji untuk terus melawan Israel "apa pun risikonya". Ini dikatakan dalam pernyataan yang disiarkan oleh TV Al-Manar milik Hizbullah.
Raad mengatakan tujuan kelompok tersebut adalah untuk "mengusir musuh dari tanah kami yang diduduki", merujuk Israel. "Terus terang, kami tidak punya pilihan lain untuk menjaga kehormatan, harga diri, dan martabat selain pilihan perlawanan," tegasnya.
10.Iran Peringatkan Selat Hormuz Tak Aman
Kepala keamanan Iran, Ali Larijani, mengatakan keamanan di Selat Hormuz yang strategis, jalur transportasi utama untuk pasokan minyak dan gas global, tidak dapat dipulihkan selama perang masih berlangsung. Bahkan ia berucap jalur itu sudah tak aman.
"Tidak mungkin keamanan dapat dicapai di Selat Hormuz di tengah kobaran api yang dipicu oleh Amerika Serikat dan Israel di kawasan itu," katanya.
11.Operasi Maritim UE ke Timur Tengah
Para pemimpin Uni Eropa mengatakan blok tersebut siap untuk "meningkatkan" operasi maritimnya di Timur Tengah. Ini untuk melindungi jalur pelayaran setelah mengadakan pembicaraan dengan para pemimpin regional.
Presiden Emmanuel Macron mengatakan Prancis dan sekutunya sedang berupaya untuk menyusun misi "murni defensif" untuk membuka kembali Selat Hormuz. Selat Hormuz sendiri menjadi jalur pelayaran vital untuk pasokan bahan bakar dunia, di mana dilewati 20% minyak global dan 25% gas dunia.
12.UEA Kecam Iran
UEA mengecam Iran, menyebut bahwa mereka menjadi sasaran "dengan cara yang sangat tidak beralasan" dalam perang. Negeri itu menekankan bahwa mereka "tidak akan ikut serta dalam serangan apa pun terhadap Iran".
"UEA tidak ingin terlibat dalam konflik atau eskalasi," kata Jamal Al Musharakh, duta besar UEA untuk PBB di Jenewa.
UEA sendiri dikenal sebagai sekutu AS. Negara ini juga membuka hubungan diplomatik dengan Israel.
13.G7 Gelar Pertemuan Darurat
Menteri Keuangan Prancis mengatakan negara-negara G7 akan bertemu Selasa ini untuk membicarakan situasi terkini Timur Tengah. Pertemuan darurat ini, termasuk membahas pembicaraan pelepasan cadangan minyak strategis di tengah krisis.
Negara G-7 sebagian besar terdampak keras karena perang Iran dengan AS-Israel. G-7 terdiri dari AS, Inggris, Italia, Jepang, Jerman, Kanada, dan Prancis, Uni Eropa (Belgia, Belanda, Polandia, Spanyol dan Swedia).
14.Tetangga RI Kirim Pesawat Pengintai ke Arab
Tetangga RI, Australia, akan mengerahkan pesawat pengintai militer jarak jauh ke Teluk untuk melindungi warga sipil. Hal ini dikatakan Perdana Menteri (PM) Anthony Albanese pada hari Selasa.
"Pesawat E-7A Wedgetail dan personel pasukan pertahanan pendukung akan dikirim untuk periode awal empat minggu untuk membantu melindungi dan mengamankan wilayah udara di atas TeluK," kata Albanese dalam konferensi pers.
Australia juga berencana untuk menyediakan rudal udara-ke-udara jarak menengah canggih ke UEA. Ini sebagai tanggapan atas permintaan negeri itu.
15.Jet Tempur Inggris
Jet tempur Inggris juga dilaporkan kini berada di Timur Tengah memulai "serangan udara defensif". Jet akan menghalau rudal Iran ke UEA serta menembak jatuh drone di tempat lain di Teluk di tengah perang yang sedang berlangsung.
"Inggris sekarang melakukan serangan udara defensif untuk mendukung UEA," kata Menteri Pertahanan Inggris John Healey.
16.Paus Sedih Banyak Orang Tak Bersalah Tewas
Paus Leo XIV telah menyatakan kesedihan mendalam atas para korban perang Timur Tengah. Ia menyebutkan banyak orang tak bersalah yang telah meninggal dalam konflik tersebut, termasuk seorang pastor Lebanon.
"Paus Leo XIV menyampaikan kesedihan mendalamnya atas semua korban pemboman baru-baru ini di Timur Tengah, atas banyak orang tak bersalah, termasuk banyak anak-anak," kata juru bicara Vatikan Matteo Bruni.
Paus juga menyebutkan nama Pastor Pierre al-Rai dari Al-Qlayaa. Pastor tersebut meninggal pada hari Senin akibat luka yang diderita dari tembakan tank Israel yang menghantam sebuah rumah di kota Kristen tersebut.
Pekan lalu, menurut pejabat Iran, serangan mematikan terhadap sebuah sekolah dasar di Iran menewaskan sedikitnya 150 orang. AS disebut bertanggung jawab pada serangan itu.
17.Pemerintah Iran Tak Bisa Diubah Hanya dengan Bombardir
Presiden Orancis Emmanuel Macron dari Prancis mengatakan pada hari Senin bahwa perubahan "mendalam" pada kepemimpinan Iran tidak dapat terjadi "hanya melalui pemboman Amerika-Israel". Ia menambahkan bahwa perang di Timur Tengah dapat berlanjut selama "beberapa minggu".
"Saya rasa Anda tidak dapat mencapai perubahan rezim yang mendalam atau perubahan dalam sistem politik hanya melalui pemboman," kata Macron di atas kapal induk Prancis Charles de Gaulle yang saat ini ditempatkan di Mediterania.
"Dalam fase intens ini perang dapat berlangsung beberapa hari, mungkin beberapa minggu," ujarnya.
18.Ukraina Bantu AS-Israel di Perang Iran
Ukraina akan membantu AS dan Israel dalam serangan ke Iran. Mengutip CNBC International, Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengatakan kepada The New York Times bahwa Kyiv telah menyetujui permintaan AS untuk mengirim drone pencegat dan tim ahli drone, khususnya untuk melindungi pangkalan militer Amerika di Yordania.
Ia mengaku antusias menawarkan keahlian dan teknologi canggihnya yang diperoleh dengan susah payah untuk melawan drone Iran, Shahed. Drone tersebut sebelumnya Rusia menyerang Kyiv dalam perang dengan Ukraina.
"Saat perang di Iran meluas melampaui perbatasannya, Ukraina telah mengirimkan drone pencegat dan tim pakar drone untuk melindungi pangkalan militer AS di Yordania," ujar Zelensky.
Dijelaskannya, awalnya AS mengajukan permintaan bantuan pada hari Kamis, dan tim Ukraina berangkat keesokan harinya. Teknologi Ukraina diperkirakan akan segera tiba di Timur Tengah.
"Kami bereaksi segera," jawab Zelensky lagi.
"Saya berkata, ya, tentu saja, kami akan mengirimkan para ahli kami."
(sef/sef) Add
source on Google [Gambas:Video CNBC]
Next Article Tetangga RI Bakal Evakuasi Warga Besar-besaran dari Timur Tengah