Tak Diduga, Mobil Pakai Bioetanol di Brasil Impor dari Karawang!
Jakarta, CNBC Indonesia - Gabungan Industri Kendaraan Bermotor (Gaikindo) membeberkan bahwa komponen mesin yang dipakai oleh kendaraan di Brazil diimpor dari Karawang, Jawa Barat. Komponen mesin tersebut bisa digunakan untuk bahan bakar minyak (BBM) dengan campuran bioetanol hingga 85% (E85).
Sekretaris Jenderal Gaikindo Kukuh Kumara mengatakan bahwa mobil-mobil yang digunakan di Brazil menggunakan komponen mesin buatan Karawang.
"Engine-nya buatan kerawang Pak yang dipakai di Brazil. Engine untuk, bukan engine yang mampu menerima sampai E85. Jadi di ekspor ke sana engine-nya dipakai oleh Brazil untuk mobil-mobil yang ada di sana," katanya dalam acara Energy Forum B50 CNBC Indonesia, dikutip Jumat (6/3/2026).
Pemanfaatan komponen mesin dari Karawang untuk mobil-mobil di Brazil membuktikan bahwa Indonesia mampu jika konsisten. Menurutnya, pemanfaatan bioetanol baru mencapai 5% (E5) di Indonesia.
"Kita sekarang E4, kita pakai sebagian tapi yang sampai E15 Pak. Jadi kalau kita gunakan, nah ini akan menarik, bahan bakarnya ada akan masyarakat juga tertarik. Sekarang E5 sudah RON-nya 95 dan perlu kita kampanyekan karena kita sudah punya produknya," tambahnya.
Sebelumnya, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sedang mematangkan peta jalan (roadmap) pentahapan implementasi mandatori bioetanol sebagai campuran BBM. Kelak, bahan baku bioetanol tidak hanya bergantung pada satu jenis bahan baku tertentu.
Pemerintah akan membuka peluang pemanfaatan berbagai sumber daya alam lokal selain tebu molases sebagai bahan bioetanol. Bahan lain yang bisa dimanfaatkan adalah bonggol jagung hingga batang sawit.
Diversifikasi bahan baku tersebut dilakukan agar produksi bioetanol tidak melulu bergantung pada tetes tebu atau molases. Hal itu juga berkaca pada hasil studi banding yang dilakukan pemerintah ke India, di mana negara tersebut berhasil mengembangkan bioetanol dari berbagai macam sumber dengan variasi harga yang tetap kompetitif.
(pgr/pgr) Add
source on Google