Ramadan Effect! Okupansi Bioskop Anjlok 50%, Rilis Film Baru Ditunda

Ferry Sandi, CNBC Indonesia
Rabu, 04/03/2026 14:35 WIB
Foto: Ilustrasi bioskop. (Gallery Cinema XXI)

Jakarta, CNBC Indonesia - Bulan Ramadan kembali membawa pola musiman bagi industri bioskop. Okupansi kursi tercatat turun dibanding bulan biasa, terutama pada jam-jam menjelang berbuka puasa atau waktu ngabuburit.

Ketua Umum Gabungan Pengusaha Bioskop Seluruh Indonesia (GPBSI) Suprayitno mengatakan, fenomena ini bukan hal baru dan selalu terjadi setiap tahun ketika Ramadan tiba.

"Sebenarnya seperti biasa ya, setiap bulan Ramadan okupansi pasti menurun. Itu sudah jadi pola tahunan," ujar Suprayitno kepada CNBC Indonesia dikutip Kamis (4/3/2026).


Penurunan tersebut bahkan tergolong signifikan bila dibandingkan dengan bulan reguler. Ia menyebut, selisihnya bisa mencapai separuh dari tingkat kunjungan normal.

"Bisa 50% lebih turunnya kalau dibanding bulan biasa," katanya.

Tak hanya faktor masyarakat yang fokus beribadah, strategi distributor film juga ikut memengaruhi. Banyak pemilik film memilih menunda perilisan judul besar hingga setelah Ramadan demi menghindari risiko sepinya penonton.

Menurutnya, minimnya film unggulan di periode ini turut membuat daya tarik bioskop berkurang pada siang hingga sore hari.

Meski demikian, jam tayang malam tetap menjadi primadona. Pola tersebut terjadi baik di bulan puasa maupun di luar Ramadan.

"Secara keseluruhan memang jam sore dan malam lebih ramai, mau Ramadan atau tidak. Karena kalau jam awal itu kan jam kerja dan sekolah," jelasnya.

Pada Ramadan, lonjakan penonton justru terlihat setelah waktu berbuka hingga selesai tarawih. Sebaliknya, jam ngabuburit cenderung sepi karena bertepatan dengan aktivitas kantor dan sekolah.

Ia menambahkan, beberapa pengelola bioskop bahkan melakukan penyesuaian operasional dengan mengurangi jumlah studio yang dibuka di siang hari sebagai langkah efisiensi.

"Selain efisiensi, memang penontonnya juga berkurang. Jadi pengelola menyesuaikan jumlah layar yang beroperasi," ujarnya.

Kendati demikian, Suprayitno menegaskan bioskop tetap menjadi pilihan hiburan yang relatif aman dan terjangkau bagi masyarakat selama Ramadan.

"Di bulan Ramadan ini, hiburan yang paling aman ya bioskop. Orang tetap antusias nonton, apalagi kalau filmnya menarik," pungkasnya.


(dce) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:

Video: Titah Prabowo: Harga Sembako Tidak Naik hingga Lebaran