MARKET DATA

BPS Ingatkan Ancaman Bisa Bikin Produksi Beras RI 2026 Turun, Apa Itu?

Chandra Dwi Pranata,  CNBC Indonesia
02 March 2026 17:35
Petani padi melakukan pemupukan. (Dok. Kementan)
Foto: Petani padi melakukan pemupukan. (Dok. Kementan)

Jakarta, CNBC Indonesia - Badan Pusat Statistik (BPS) memperingatkan adanya potensi serangan hama yang dapat memengaruhi masa panen dan kualitas produksi beras

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Ateng Hartono mengatakan serangan hama dapat mempengaruhi luas tanam, produksi beras, luas panen, hingga produksi beras.

"Angka potensi luas tanam, produksi, hingga luas panen tentunya masih akan berubah, tergantung pada kondisi pertanaman sepanjang Februari sampai dengan April 2026. Seperti ketika nanti ada serangan hama ataupun organisme pengganggu tanaman (OPT) ini akan terjadi perubahan," kata Ateng dalam konferensi pers di kantor BPS. Jakarta,Senin (2/3/2026).
Ia pun berharap serangan hama tidak menjadi hambatan dalam sektor pertanian di Indonesia pada 2026, terutama sektor pangan.

"Mudah-mudahan tidak sampai terjadi serangan hama, sehingga potensi padi dan beras ini akan normal seperti yang kita perkirakan," lanjut Ateng.

*Produksi gabah diperkirakan turun?*

Ateng menambahkan, produksi padi pada Januari 2026 mencapai 3,04 juta ton gabah kering giling (GKG).

Sayangnya, prediksi produksi padi pada periode Februari-April 2026 mengalami penurunan 4,04% menjadi 21,24 juta ton.

"Potensi produksi untuk Februari sampai dengan April 2026 diperkirakan mencapai 21,24 juta ton GKG, turun sebesar 0,89 juta ton GKG atau 4,04% dibandingkan dengan periode yang sama di tahun sebelumnya," ujarnya.

Sedangkan, periode Januari-April 2026 diprediksi produksi padi juga menurun 0,04 juta ton atau sekitar 0,18% menjadi 23,28 juta ton, dari sebelumnya Januari-April 2025 yang mencapai 24,33 juta ton.

Tentunya, penurunan produksi padi ini dipengaruhi oleh potensi serangan hama, banjir, kekeringan, dan lain-lain.

"Sekali lagi, kami sampaikan bahwa angka potensi ini tentunya dapat berubah sesuai dengan kondisi terkini, seperti saya sudah menyebutkan pada saat terjadinya hama atau OPT," terangnya.

(dce) Add as a preferred
source on Google
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Komisi IV DPR RI Apresiasi Capaian Produksi Beras di Era Mentan Amran


Most Popular
Features