Zulhas Jelaskan Asal-Usul Beras Impor 1.000 Ton dari Amerika
Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Koordinator bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) buka suara mengenai beras impor dari Amerika Serikat yang menjadi bagian dari Agreement on Reciprocal Trade (ART). Menurutnya beras yang diimpor dari AS itu merupakan beras khusus.
"(Beras) 1.000 ton itu perjanjian mengenai beras khusus... ada beras Jepang, ada basmati, itu disebut beras khusus. Ada juga beras untuk kebutuhan tertentu seperti penderita gula," kata Zulhas.
Impor beras 1.000 ton ini menjadi sorotan di tengah klaim pemerintah bahwa produksi beras di dalam negeri mengalami surplus sehingga tak perlu ada impor.Â
Meluruskan hal ini, Zulhas menegaskan bahwa beras yang diimpor dari AS ini beda dengan jenis yang sering dikonsumsi masyarakat.
"Yang jelas bukan beras itu, bukan yang buat makanan kita," tambahnya.
Lebih lanjut, Zulhas menjelaskan beras khusus seperti beras Jepang, yang disajikan di restoran, harganya mencapai Rp100.000 per kilogram, jelas berbeda dari beras konsumsi umum.Â
"Mahal itu kan Rp100 ribu lebih 1 kilogram, siapa mau beli? Yang beli kan yang makan di restoran Jepang saja kan," tambahnya.
(hsy/hsy) Addsource on Google [Gambas:Video CNBC]