Breaking! RI Cetak Surplus Neraca Dagang US$ 960 Juta di Januari 2026

Zahwa Madjid, CNBC Indonesia
Senin, 02/03/2026 11:17 WIB
Foto: Aktivitas bongkar muat ekspor impor di Pelabuhan New Priok, Jakarta Utara, Jumat (25/2/2022). (CNBC Indonesia/ Andrean Kristianto)

Jakarta, CNBC Indonesia - Neraca Perdagangan Indonesia pada Januari 2026 membukukan surplus sebesar US$ 960 juta. Surplus ini lebih rendah dari surplus bulan sebelumnya, Desember 2025, US$ 2,51 miliar. Adapun, ini adalah surplus 69 bulan beruntun sejak Mei 2021.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, surplus ini disumbang kinerja ekspor yang mencapai US$ 22,16 miliar, sementara impor hanya US$ 21,20  miliar.


Surplus ini lebih rendah dibandingkan catatan pada Januari 2025. Sebagai informasi, pada akhir tahun lalu, neraca perdagangan juga telah mencatat surplus sebesar US$ 2,52 miliar, melampaui estimasi konsensus yang berada di angka US$ 2,45 miliar.

Surplus pada Desember 2025 ini diiringi oleh lonjakan performa ekspor yang tumbuh 11,64% secara tahunan (yoy) menjadi US% 26,35 miliar, menandai laju pertumbuhan tercepat sejak Februari 2025.

Pertumbuhan ekspor pada akhir tahun lalu membalikkan kontraksi 6,6% yang terjadi pada November.

Meski begitu, dari sisi impor, aktivitas belanja luar negeri juga mencatat kenaikan tajam sebesar 10,81% dengan nilai US$ 23,83 miliar, jauh di atas ekspektasi pasar yang memproyeksikan penurunan 0,7%.


(arj) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:

Video: Mantan Presiden Iran, Mahmoud Ahmadinejad Tewas