Erdogan Respons Kematian Pemimpin Tertinggi Iran Khamenei, Katakan Ini
Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menyampaikan duka cita atas wafatnya Ayatollah Ali Khamenei. Pemimpin Tertinggi Iran tersebut tewas akibat gelombang serangan udara Amerika Serikat (AS) dan Israel terhadap Iran pada akhir pekan lalu.
"Saya sedih mengetahui meninggalnya Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, sebagai akibat dari serangan yang terjadi kemarin," kata Erdogan dalam unggahan di platform X pada Minggu (1/3/2026). Ia juga menyampaikan "simpati" Turki kepada rakyat Iran.
Ankara menegaskan tidak memihak dalam konflik yang memanas sejak Sabtu. Erdogan disebut telah melakukan komunikasi telepon dengan Presiden AS Donald Trump serta Presiden Iran Masoud Pezeshkian untuk meredakan eskalasi.
"Kami prihatin dengan serangan yang secara terang-terangan melanggar kedaulatan Iran dan mengancam perdamaian rakyat Iran yang bersaudara. Pada saat yang sama, kami menganggap tidak dapat diterima bahwa Iran melancarkan serangan rudal dan drone terhadap negara-negara bersaudara di Teluk, terlepas dari alasannya," ujar Erdogan dalam pernyataan terpisah.
Iran sebelumnya bersumpah akan membalas setelah kematian Khamenei di tengah saling serang dengan Israel, yang dipicu oleh pemboman mendadak AS dan Israel. Militer AS melaporkan tiga personelnya tewas, korban jiwa pertama dari pihak AS dalam konflik tersebut.
Otoritas Iran menyatakan lebih dari 200 orang tewas sejak dimulainya serangan yang juga menewaskan sejumlah pemimpin senior. Iran membalas dengan peluncuran rudal ke Israel dan negara-negara Teluk Arab, sementara Israel menyatakan akan melakukan serangan "tanpa henti" terhadap kepemimpinan dan militer Iran.
(tfa/tfa) Add
source on Google