Bilang Harus Fair, Begini Feeling Bahlil Soal Izin Tambang Martabe

Emir Yanwardhana, CNBC Indonesia
Rabu, 11/02/2026 20:55 WIB
Foto: CNBC Indonesia

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mendapatkan arahan dari Presiden Prabowo Subianto untuk kembali melakukan pengecekan terkait pelanggaran yang terjadi di wilayah tambang emas Martabe di Sumatra Utara.

Nantinya jika tidak terbukti bersalah, maka izin usaha pertambangan akan dikembalikan kepada PT Agincourt Resource selaku pengelola wilayah sebelumnya.

"Kita harus fair dong, kita harus fair. Kita harus bisa memberikan sebuah kepastian, kalau dia tidak salah ya bisa kita pulihkan semuannya, apa yang menjadi hak-haknya," kata Bahlil, usai rapat terbatas dengan Presiden Prabowo, di Istana Negara, Rabu (11/2/2026).


Bahlil juga menegaskan, persoalan ini akan diselesaikan dalam waktu yang tidak lama.

Bahlil juga bercerita saat ini pihaknya sedang melakukan penilaian dan pengecekan di wilayah tambang Martabe. Selain itu pihaknya juga sudah berdiskusi dengan Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol terkait kegiatan usaha di wilayah itu.

"Pak Hanif juga lagi melakukan kajian Insyaallah dalam waktu dekat sudah selesai. Dan feeling saya sih Insyaallah semuanya akan baik-baik saja," tuturnya.

Sebelumnya pemerintah mencabut 28 izin usaha perusahaan di sektor kehutanan, perkebunan, hingga pertambangan. Pencabutan ini dilakukan karena dinilai terbukti melakukan pelanggaran pemanfaatan hutan pascabencana di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. IUP tambang Agincourt Resource salah satu yang dicabut pemerintah.


(dce)
Saksikan video di bawah ini:

Video: Kementerian PU Percepat Pembangunan Huntara di Tapanuli Selatan