MARKET DATA

Harga Emas Capai Rekor, Bagaimana Proyeksinya Hingga Akhir Tahun?

Teti Purwanti,  CNBC Indonesia
29 January 2026 17:10
Emas batangan. (AP Photo)
Foto: Emas batangan. (AP Photo)

Jakarta, CNBC Indonesia - Harga emas terus menanjak dan mencapai rekor tertinggi sepanjang masa. Pada perdagangan Kamis (29/1/2026) hingga pukul 06.50 WIB, harga emas dunia di pasar spot menguat 1,99% di posisi US$ 5.506,86 per troy ons dan menjadi yang tertinggi.

Melonjaknya harga emas ini membuat instrumen bullion ini semakin menarik, terutama di masa krisis dan ketidakpastian global. Selain itu, invasi Amerika Serikat ke Venezuela disinyalir menjadi salah satu penyebab melambungnya harga emas, termasuk di Indonesia.

Tren kenaikan beberapa waktu belakangan ini, menunjukkan emas tidak hanya menjadi instrumen lindung nilai, tetapi juga menarik minat investor dan pelaku pasar untuk memperluas eksposurnya terhadap aset ini.

Untuk itu, kehadiran bullion bank menjadi babak baru dalam pengelolaan emas di tanah air. Terbentuknya bullion bank dapat memperluas penyerapan emas domestik secara struktural. Salah satu penyelenggara bullion bank, PT Pegadaian misalnya, telah menghimpun emas sebanyak 129 ton hingga 31 Oktober 2025.

Direktur Utama PT Pegadaian, Damar Latri Setiawan mengatakan animo masyarakat semakin meningkat setelah bullion bank terbentuk. Untuk itu, pihaknya juga terus melakukan edukasi agar animo terhadap instrumen ini bisa semakin berkembang.

"Sejak diluncurkan Bank Emas itu, animo masyarakat, itu juga didorong, jadi pas waktu Bank Emas lahir, harga emas lagi bagus-bagusnya," jelas Damar dikutip Kamis (29/1/2025).

Lalu bagaimana animo investor dan juga pelaku industri? Dari sisi pegadaian sebagai pengelola Bullion Bank adakah produk baru, ekspansi fasilitasi produksi atau distribusi serta inovasi layanan ?

Untuk membedah lebih jauh terkait komoditas emas di tahun ini, CNBC Indonesia akan menyelenggarakan Gold Outlook 2026 yang mempertemukan regulator, pelaku industri terkemuka, hingga analis dan investor. Direktur Utama PT Pegadaian Damar Latri Setiawan juga akan hadir sebagai pembicara yang akan mengungkap pengembangan produk bullion tahun ini, rencana ekspansi distribusi emas, serta inovasi yang dapat mendukung penjualan emas di tahun kuda api ini.

Gold Outlook 2026 akan digelar Jumat (30/1/2026) di Menara Bank Mega dan mempertemukan pemangku kebijakan terkait emas dan juga Bullion Bank. Acara ini didukung oleh Tring by Pegadaian, PT Aneka Tambang Tbk (ANTAM), PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI).

Jadi jangan sampai ketinggalan, pantau siaran langsungnya di cnbcindonesia.com, CNBC Indonesia TV. Selain itu, acara juga akan Live di youtube CNBC Indonesia serta IG cnbcindonesia dan TikTok cnbcindonesia.

 

(rah/rah)
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Video: Harga Emas Terus Cetak Rekor Baru, Tembus USD 3.600/Oz


Most Popular
Features