Purbaya Ungkap 3 Sektor Paling Banyak Restitusi Pajak di 2025
Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan penerimaan pajak sepanjang 2025 menghadapi tantangan yang luar biasa. Pada semester I-2025, penerimaan pajak mengalami kontraksi akibat moderasi harga dan kenaikan restitusi.
"Peningkatan restitusi yang merupakan tata kelola pengelolaan PPN yang sehat diperlukan untuk menjaga arus kas dan kelangsungan usaha wajib pajak. Namun secara akuntasi kebijakan ini menekan penerimaan neto pada waktu berjalan," papar Purbaya, Rabu (4/2/2026).
Adapun, menurut data Kemenkeu, restitusi pajak meningkat sepanjang 2025. Peningkatan signifikan, kata Purbaya, terjadi pada PPh Badan dan PPN Dalam Negeri (DN).
Secara kumulatif, Purbaya menuturkan nilai restitusi mencapai Rp 321 triliun atau tumbuh 35,9%.
"Penyumbang sektornya perdagangan besar khususnya seperti bahan bakar, industri kepala sawit dan pertambangan batu bara," ujarnya.
(haa/haa)